News

344 Warga Korban Penyanderan di Banti dan Kimberly Berhasil Dievakuasi

Foto: Istimewah

PIAH.COM – Sebanyak 344 warga yang dievakuasi dari Banti dan Kimberly, perkampungan di Distrik Tembagapura, tiba dengan selamat di Timika, Ibu Kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Jumat (17/11), sekitar pukul 18.30 WIT.

Mereka dikawal ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Terpadu Operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, dan diturunkan dari sembilan bus di Gedung Tongkonan, Jalan Sam Ratulangi, Timika, sekitar pukul 19.00 WIT.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, mengatakan Tim Satgas Terpadu berhasil mengevakuasi masyarakat yang sebelumnya disandera pada Jumat, pukul 11.00 WIT.

KKB berhasil dipukul mundur oleh Tim Satgas Terpadu yang dipimpin langsung Dansat Brimob Polda Papua. “Kapolda Papua, Asops Kapolri, Pangdam XVII/Cendrawasih bersama Dansat Brimob Polda Papua sudah bisa masuk ke lokasi,” kata Kamal.

Sementara itu, sanak keluarga warga yang dievakuasi bersama dengan beberapa ketua kerukunan telah bersiaga untuk menjemput keluarga mereka. Tim kesehatan yang tergabung dari berbagai instansi kesehatan langsung merespons cepat warga yang sakit dan membutuhkan pertolongan pertama.

Seorang ibu hamil terpaksa langsung dilarikan ke RSUD Mimika, sedangkan beberapa pasien lain yang mengalami pusing, mual, dan lemas langsung ditangani oleh tim medis di posko yang telah disediakan di samping kiri gedung.

Rosida, 51 tahun, yang sempat dirawat tim medis menuturkan hampir semua warga yang sempat terisolasi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak dapat berisitirahat dengan baik selama kurang lebih dua pekan terakhir karena takut dan was-was.

Warga yang dievakuasi langsung dikumpulkan di dalam gedung dan didata berdasarkan suku masing-masing. Pendataan juga dilakukan anggota Polres Mimika terhadap warga yang menjadi korban materiel maupun moril. “Pendataan ini penting untuk kami lakukan penindakan selanjutnya,” kata Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top