News

400 Pendemo Ditangkap Polisi Rusia di Aksi Solidaritas untuk Ivan Golunov

Aparat keamanan Rusia menangkap sejumlah demonstran. Foto: AFP/ALEXANDER

PIAH.COM – Polisi Rusia menahan lebih dari 400 orang yang berunjuk rasa di Moskow. Salah satu di antara para pendemo yang menyerukan hukuman bagi polisi yang terlibat dalam dugaan kriminalisasi terhadap jurnalis Ivan Golunov itu adalah politikus dari oposisi Alexei Navalny.

Selain Navalny yang menghadapi hukuman 30 hari penjara, remaja dan jurnalis asing juga ikut ditahan dalam unjuk rasa tersebut. Unjuk rasa tersebut merupakan aksi solidaritas terhadap Golunov yang ditangkap polisi atas tuduhan akan menjual narkoba dalam jumlah banyak. Mereka menuding polisi mengkriminalisasi sang jurnalis.

Dikutip dari Reuters dan AFP, Rabu (12/6/2019), lebih dari 1.000 orang berunjuk rasa di pusat Moskow. Mereka menyerukan ‘Rusia akan bebas’, ‘Rusia tanpa Putin’, dan ‘Turun dengan Tsar’, sementara polisi memperingatkan mereka untuk tidak melanggar hukum dan memblokade akses ke jalan utama.

Beberapa pendemo juga tampak mengenakan kaus ‘Aku/kami adalah Ivan Golunov’. Slogan tersebut sama seperti headline beberapa surat kabar di Rusia.

Aksi tersebut juga meminta Golunov untuk segera dibebaskan. Para pendemo menuding penangkapan Golunov merupakan bentuk peredaman aksi unjuk rasa menentang pemerintah.

Unjuk rasa itu kemudian diwarnai aksi kekerasan. Polisi yang coba membubarkan massa menganiaya pengunjuk rasa dengan brutal. Mereka memukuli para pendemo yang meneriakkan slogan-slogan anti-Putin dengan pentungan. Bahkan, polisi diduga juga menahan orang-orang yang lewat secara acak.

OVD-Info melaporkan lebih dari 400 pendemo dari sekitar 1.200 orang yang turun ke jalan ditahan polisi. Sementara polisi mengatakan lebih dari 200 orang ditangkap. Beberapa demonstran kemudian dibebaskan.

Pemerintah Rusia sendiri telah menyampaikan alasan penangkapan para pengunjuk rasa. Aksi unjuk rasa dinilai mengganggu perayaan hari nasional Rusia. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top