News

Akan Dikerahkan Sebanyak 14 Ribu TNI Untuk Pengamanan Hasil Sidang Pilpres

PIAH.COM – Mengenai hasil sidang gugatan pilpres yang akan dikeluarkan pada 28/06/2019 mendatang, pihak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan akan menerjunkan sebanyak 14 ribu pasukannya untuk mengamankan Jakarta saat sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi ( MK ), Panglima TNI ingin memastikan situasi Jakarta aman saat putusan diketuk oleh pihak majelis hakim.

“Kami tetap untuk pengamanan putusan MK sama, yaitu hampir 14 ribu pasukan TNI, dari Polri 16 ribu,” kata Hadi di Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, Kamis 20/06/2019.

Belasan ribu personel tersebut tidak seluruhnya menjaga MK. Mereka akan disebar di sejumlah titik seperti gedung KPU, Bawaslu, DPR dan Istana Negara.

Panglima TNI memprediksi situasi dan kondisi Ibu Kota kondusif saat putusan sengketa pilpres di MK diketuk.

“Namun, prediksi saya ke depan sudah semakin kondusif, sudah tidak akan ada keributan lagi,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, PA 212, GNPF dan sejumlah organisasi lainnya juga akan menggelar aksi damai saat sidang putusan sengketa pilpres. Aksi tersebut akan digelar di sekitar MK, Jakarta Pusat.

Namun siaga tetaplah wajib dilaksanakan, demi menjaga kestabilan keamanan di Indonesia, tentunuya siapa pun yang melakukan rusuh akanlah ditindak dengan tegas, ( fik/piah ).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top