Berita Hoax

Bakso Celeng di Banyumas itu Hoax, Ini Penjelasan Polri

Hoax Bakso Celeng di Banyumas. Foto: ISTIMEWAH

PIAH.COM – Baru-baru ini sentar terdengar kabar di media sosial soal bakso yang terbuat dari daging celeng atau babi hutan di Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas merebak. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti pihak Polsek Kalibagor. Dari penelusuran kepolisian, tak terbukti adanya bakso celeng di Kalibagor.

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIk melalui Kapolsek Kalibagor, AKP Bowo Astoto mengatakan, beberapa waktu lalu di Kalibagor memang ada penemuan daging celeng yang dijual. Si penjual menipu pembeli dengan mengatakan bahwa daging celeng itu adalah daging sapi.

Dikutip dari laman Satelitpost banyumas, Setelah penemuan daging celeng tersebut, merebak kabar adanya penjual bakso di Kalibagor yang baksonya terbuat dari daging celeng. Lalu, pihak kepolisian melakukan pengecekan di lapangan. “Klarifikasi ini bertujuan agar masyarakat tahu mana daging bakso yang terbuat dari daging sapi atau daging celeng. Karena dari bentuk dan rasanya saja sudah jelas kelihatan,” kata Kapolsek Kalibagor, AKP Bowo Astoto, Senin (6/8/2018).

Dengan didampingi anggotanya, Kapolsek mendatangi tempat penjual bakso serta meninjau langsung bakso yang dijual. Penjual tersebut adalah yang dikabarkan menjual bakso dari daging celeng. Dari hasil pemeriksaan, tidak ada kandungan daging celeng dalam bakso tersebut. Sehingga Kapolsek meminta masyarakat agar lebih tenang dan tidak membuat resah dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Isu hoax di medsos atau dunia eletronik ini memang cepat tersebar dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Dengan menyebarkan atau mengembuskan berita yang tidak benar dapat menimbulkan efek negatif bagi yang terkena dampaknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut penjual bakso yang ada di Kecamatan Kalibagor, AS juga menyampaikan agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berita yang belum tentu akan kebenarannya. “Daging bakso yang kami buat adalah dagi sapi asli bukan dari daging celeng seperti yang beredar luas di media sosial,” kata dia.

Sementara, isu bakso terbuat dari daging celeng yang beredar melalui pesan aplikasi Whatsapp membuat resah banyak masyarakat. Damar (38) warga Purwokerto Kulon mengaku mendapatkan informasi soal bakso celeng lewat grup whatsapp. “Banyak yang menyebarkan lewat grup chatt soal bakso celeng. Rasanya jadi resah, soalnya sering beli bakso,” ujar dia.

Damar mengatakan, dalam pesan yang beredar di grup whatsapp disebutkan ada penjual bakso terbuat dari daging celeng, di Banyumas. “Ada foto polisi berikut foto orang penjualnya. Ada juga surat pernyataan yang bermaterai isinya tidak akan berjualan daging celeng lagi,” kata dia. (den/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Akurat dan Terpercaya

Pusat Informasi Anti Hoax

Jl. Prajurit KKO Usman dan Harun no 8C, Senen Jakarta Pusat


Email:
Redaksi: redaksi@piah.com
Marketing: marketing@piah.com
WhatsApp 085810008100

FOLLOW US

Copyright © 2017 PIAH.COM

To Top
Right Menu Icon