News

Beberapa Fakta Tim Mawar dan Dugaan Keterlibatannya Dalam Aksi 22 Mei 2019

Foto : Istimewa

PIAH.COM – Keterlibatan Tim Mawar dalam kerusuhan Aksi 22 Mei yang terjadi pada Rabu (22/5/2019) lalu, sedang di dalami oleh pihak kepolisian.

Hal tersebut dilakukan oleh Kepolisian setelah menanggapi laporan dari salah satu media terkait dugaan keterlibatan Tim Mawar dalam Aksi 22 Mei ini.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menuturkan bahwa penyidik terus menggunakan berbagai sumber untuk mengungkap kasus tersebut.

“Sehubungan dengan adanya keterlibatan salah satu tim begitu, istilahnya, itu sedang dilakukan pendalaman,” ungkap Asep saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/6/2019).

Berikut Beberapa Fakta Tim Mawar dan Dugaan Keterlibatannya Dalam Aksi 22 Mei 2019

1. Sejarah Tim Mawar

Tim Mawar adalah sebuah tim kecil dari kesatuan Kopassus Grup IV, TNI Angkatan Darat. Tim Mawar sendiri dibentuk oleh Mayor Bambang Kristiono pada Juli 1997.

Target Tim Mawar adalah memburu dan menangkapi aktivis radikal. Setelah operasi penculikan aktivis terbongkar, para personel Tim Mawar diseret ke pengadilan.

Setidaknya, ada 11 anggota Tim Mawar yang diajukan ke Mahkamah Militer Tinggi (Mahmilti) II pada bulan April 1999.

Pada saat itu, Mahmilti II Jakarta yang diketuai oleh Kolonel CHK Susanto memutus perkara nomor PUT.25-16/K-AD/MMT-II/IV/1999 yang memvonis Mayor Inf Bambang Kristiono (Komandan Tim Mawar) 22 bulan penjara dan memecatnya sebagai anggota TNI.

Pengadilan juga memvonis Kapten Inf Fausani Syahrial (FS), Multhazar (Wakil Komandan Tim Mawar), Kapten Inf Nugroho Sulistiyo Budi, Kapten Inf Yulius Selvanus dan Kapten Inf Untung Budi Harto, masing-masing 20 bulan penjara dan memecat mereka sebagai anggota TNI.

Sedangkan 6 prajurit lainnya hanya dihukum penjara, tidak dikenai sanksi pemecatan sebagai anggota TNI.

Mereka adalah Kapten Inf Dadang Hendra Yuda, Kapten Inf Djaka Budi Utama, Kapten Inf Fauka Noor Farid masing-masing dipenjara 1 tahun 4 bulan. Sementara Serka Sunaryo, Serka Sigit Sugianto dan Sertu Sukadi hanya dikenai hukuman 1 tahun penjara.

Menurut pengakuan dari Komandan Tim Mawar, Mayor Bambang Kristiono di sidang Mahkamah Militer, seluruh kegiatan penculikan aktivis itu dilaporkan kepada komandan grupnya, yakni Kolonel Chairawan K Nusyirwan.

Namun, sang komandan tidak pernah diajukan ke pengadilan sehingga tidak bisa dikonfirmasi. Sementara itu tanggung jawab komando diberlakukan kepada para perwira pemegang komando pada saat itu.

Dewan Kehormatan Perwira telah memberikan rekomendasi kepada Pimpinan ABRI.

Fauka Noor Farid juga pernah didakwa dalam sidang Tim Mawar pada 1998 di Pengadilan Militer Jakarta.

 

2. Pengakuan Mantan Anggota

Mantan Anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid akhirnya angkat bicara. Dia merupakan bagian dari Garda Prabowo, yang merupakan kelompok relawan pendukung Prabowo-Sandiaga dan mantan anggota Tim Mawar.

Menurutnya, dirinya memang pernah beberapa kali mengunjungi kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

“Ini perannya (sebagai) mantan anak buahnya (Prabowo), tapi kan ke sana (Kertanegara) saya hanya sekedar berkunjung saja, silaturahmi,” ucap Fauka.

“Kalau terus kemudian dalam rangka Pilpres, kan saya juga harus tahu perkembangan Pilpres itu,” ucap Fauka.

Kata Fauka, kunjungan tersebut merupakan bagian dari kedekatannya dengan Prabowo. Menurut dia, saat bertemu dengan Prabowo, tak ada pembicaraan terkait perencanaan aksi pada 21-22 Mei 2019 lalu.

“Tidak ada yang namanya merencanakan. Saya tidak pernah ikut merencanakan ataupun hadir dalam rapat-rapat pengerahan massa dan tidak ada itu di situ, tidak ada,” kata Fauka.

3. Menko Polhukam: Polri akan Buka-bukaan

“Kita kan ingin penjelasan detail dan lengkap mengenai tokoh-tokoh yang ditangkap. Besok, jam 10.00 WIB, akan disampaikan oleh timnya yang berwenang,” ujar Wiranto di kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Senin (10/6/2019) siang.

“Besok itu bukan sekadar informasi saja. Tetapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mereka juga,” lanjut Wiranto. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top