MITOS

Beberapa Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Mentah, Bisa Ganggu Kesehatan

Foto : Istimewa

PIAH.COM – Tidak sedikit orang sering memakan sayur-sayuran dalam kondisi yang masih mentah. Sebagian orang mungkin berpikir karena sayuran mentah terlihat lebih segar.

Tetapi sayangnya tidak semua sayuran dapat dikunsumsi secara mentah dan harus melalui proses pemasakan terlebih dahulu.

Jika dikonsumsi secara mentah, justru akan berisiko terhadap tubuh. Berikut beberapa sayuran yang sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dimakan.

1. Tomat

Tomat yang dimasak akan meningkatkan jumlah likopen dan antioksidan yang terkandung di dalamnya. Tomat yang terpapar panas membantu penyerapan likopen menjadi lebih baik di dalam tubuh.

Sebuah penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry benyebutkan bahwa tomat akan melepaskan lebih banyak likopen atau antioksidan yang dapat melawan kanker ketika dimasak.

2. Wortel

Wortel yang sudah dimasak mengandung antioksidan 34% lebih banyak ketimbang yang masih mentah. Selain itu, kandungan falkarinol atau komponen dengan bahan antikanker, akan lebih banyak.

Menurut sebuah penelitian dari Berkeley Wellness, memasak wortel dapat membantu melepaskan karotenoid dan antioksidan untuk membantu fungsi kekebalan pada tubuh secara keseluruhan.

3. Kentang

“Makan kentang mentah dapat menyebabkan efek gastrointestinal seperti kembung, sebab kentang mengandung pati yang sulit dicerna,” ujar Kepala Bagian Gizi di Terra’s Kitchen, Dr. Lisa Davis.

Selain itu, kentang mentah yang disimpan terlalu lama di tempat hangat atau lembap juga bisa berubah menjadi hijau dan mengembangkan racun yang disebut solanin.

Jika pada beberapa bagian kulit kentang terdapat bintik hijau lebih baik dibuang karena sudah mengandung solanin.

4. Terong

Sayur berwarna ungu atau hijau kecil ini saat mentah justru sudah mengandung solanin. Khususnya terong muda, atau terong yang dipanen pada awal kehidupan tanaman mengandung sebagian besar racun.

Makan terong mentah akan berisiko gastrointestinal atau pendarahan saluran cerna dari kandungan solanin tersebut.

Selain itu, beberapa orang juga mungkin memiliki reaksi alergi terhadap terong mentah meski dalam jumlah kecil.

5. Kecambah

Ternyata kecambah alfalfa dan juga lobak mengandung bakteri berbahaya seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria.

Kondisi hangat dan lembap bisa membuat bakteri tersebut berkembang. Oleh karena itu, pastikan kecambah dicuci secara bersih dan dimasak dahulu.

6. Jamur

Jamur dapat dikonsumsi dengan aman setelah dimasak. Karena jamur mentah masih mengandung mikroba yang dapat menyebabkan masalah pencernaan dan keracunan makanan.

7. Kacang merah

Kacang merah kaya akan kandungan bermanfaat, seperti protein, serat, dan antioksidan, tapi jangan coba-coba makan saat masih mentah bila tak ingin memiliki masalah pada perut.

“Kacang merah mentah mengandung racun phytohemagglutinin yang dapat menyebabkan perut tak nyaman, serta gejala gastrointestinal yang serupa dengan keracunan makanan,” kata Dr. Lisa Davis.

Pastikan merebus kacang merah minimal selama 10 menit sebelum siap disantap.

8. Brokoli, Kembang Kol dan Kubis

Sayuran cruciferous (seperti brokoli, kembang kol, dan kubis) mentah dapat menyebabkan masalah pada pencernaan.

Menurut Scientific American, memasak sayuran cruciferous seperti brokoli, kembang kol, dan kubis terlebih dahulu akan membantu melepaskan indole.

Indole sendiri adalah senyawa organik yang dapat melawan sel-sel prakanker. (yan/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top