Aplikasi

Deep Learning Bikin Virus Keok Seketika

Foto: Istimewah

PIAH.COM – Sistem keamanan data internet terus melakukan inovasi untuk mencegah dari kebobolan. Salah satu teknologi untuk menjaga sari serangan malware paling gress adalah dengan meminjam kemampuan deep learning.

Deep learning adalah cabang pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan yang memanfaatkan jaringan syaraf buatan untuk membangun model yang melakukan prediksi dengan kecepatan, skala, dan penilaian yang melebihi kemampuan manusia.

Teknologi keamanan berbasis deep learning milik Invincea yang sudah diambil Sophos mampu mendeksi serangan malware. Melalui Intercept X Early Access Program, Sophos menambahkan fungsi deep learning untuk mendeteksi malware.

Deep learning yang ada pada produk Sophos Intercept X dapat menghentikan hingga ke titik zero-day malware. Caranya dengan memblokir semua teknik eksploitasi yang dikenali dan mencakup fitur anti-ransomware canggih yang dapat menghentikan beragam jenis ransomware baik yang diketahui maupun tidak diketahui hanya dalam hitungan detik.

Sophos Intercept X dikerahkan melalui platform manajemen cloud-based Sophos Central. Produk ini dapat diinstalasi bersama-sama dengan perangkat lunak keamanan endpoint dari vendor manapun, sehingga dapat dengan cepat meningkatkan perlindungan endpointdengan menghentikan kode berbahaya sebelum kode tersebut menimbulkan kerugian.

Jaringan saraf dalam Intercept X dilatih menggunakan ratusan juta sampel untuk mendeteksi file berbahaya, mungkin berbahaya, maupun yang tidak berbahaya. Deep learning lebih efektif daripada pendekatan pembelajaran mesin tradisional karena rangkaian skala latihan yang dilakukan lebih besar, modelnya lebih kecil, dan kemampuan deteksi yang lebih efektif.

“Keefektifan Intercept X terbukti dengan perlindungan yang diberikan untuk pelanggannya secara proaktif selama merebaknya wabah WannaCry, dan sekarang kami bisa melakukan deteksi zero-day malwarepada tingkat selanjutnya,”jelas, General Manager dan Senior Vice President dari kelompok Enduser dan Network Security di Sophos Dan Schiappa Rabu (6/12).

Deep learning diklaim lebih canggih daripada pembelajaran mesin konvensional. Pada sistem deep learning Sophos dapat mencapai ratusan juta contoh pelatihan, yang berarti teknologi kita dapat ‘menghafal’ pemetaan ancaman sebagai bagian dari proses pelatihannya.

Secara dramatis pemetaan tersebut dapat meningkatkan hasil deteksi untuk jenis malware baru dan unik tanpa adanya false-positive yang biasanya dihasilkan produk lain. Inilah langkah selanjutnya dalam penerapan teknik deep learning di seluruh portofolio Sophos.

“Pelanggan kami yang masuk dalam early adopter telah menggunakan pendeteksian yang disempurnakan ini, dan sekarang kami memperluas akses ke teknologi ini melalui Intercept X Early Access Program, ” jelas Schiappa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top