Sains

Ditipu Selama 350 Tahun, Ternyata Fosil yang Dikira Unicorn Ini Hoaks

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Sebuah museum di Jerman yang bernama Museum Sejarah Alam Magdeburg memajang kerangka hewan bertanduk. Selama 350 tahun, warga jerman yakin betul bahwa fosil tersebut merupakan fosil unicorn. Unicorn sendiri merupakan kuda bertanduk, yang biasanya muncul dalam dongeng-dongeng.

Keyakinan warga jerman selama 350 tahun soal kerangka unicorn akhirnya runtuh. Sebab, fosil hewan bertanduk yang selama ini mereka kira unicorn, sebenarnya adalah badak berbulu.

Dikutip dari IFL Science, spesies tersebut udah punah dan hidup di sebagian besar Eurasia sampai akhir Zaman Es terakhir.

Tapi kok bisa-bisanya ya orang-orang Jerman percaya kalo itu unicorn? Yah, kalo kembali ke Jerman di abad-17, semua orang bakal mengamini bahwa tulang-tulang itu adalah unicorn. Keyakinan ini juga bakal dicetuskan para cendekiawan di masa itu, lho.

Masih dikutip dari IFL Sciene, perkara tulang uncorn ini jadi heboh sejak penemuannya pertama kali di sebuah gua di pegunungan dekat kota Quedlinburg, Jerman tahun 1663. Seorang ilmuwan Prusia, Otto von Geuricke tertarik banget sama temuan itu. Kemudian ia menyimpulkan, fosil tersebut emang unicorn.

Laporan soal fosil berakhir dengan sebuah ilustrasi dari sebuah buku yang ditulis Gottfried Leibniz, seorang cendekiawan terkenal Jerman. Ironisnya, tulisan yang berdasarkan tulang tidak lengkap itu kemudian dijadikan petunjuk oleh para ahli.

Dalam artikel yang dimuat di jurnal Nature, Leibniz menyimpulkan bahwa tulang aneh itu adalah milik unicorn.

“Tanduk, kepala, beberapa tulang rusuk, tulang belakang, dibawa ke tempat kepala biara,” tulisnya dalam buku sejarah geologi dan alam Protogaea (1690-1691).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top