MITOS

Hati-Hati! Inilah 7 Efek Samping Jeruk Nipis Untuk Kesehatan

Foto : Istimewa

PIAH.COM – Jeruk nipis merupakan buah yang memiliki banyak manfaat dan disebut juga sebagai salah satu minuman terbaik dari alam.

Tapi, kita juga harus bijak dalam mengonsumsi buah yang satu ini. Sebab, efek samping dari jeruk nipis dapat menggangu kesehatan tubuh kita.

Berikut 7 efek samping jeruk nipis yang perlu diperhatikan:

1. GERD

GERD yang juga dikenal sebagai gastroesphageal reflux disoder ini, adalah gangguan pencernaan yang memengaruhi otot antara kerongkongan dan lambung.

GERD dapat dipicu oleh makanan pedas atau asam, dan air jeruk nipis dapat mengiritasi lapisan kerongkongan sehingga memperburuk GERD.

Gejala-gejala GERD termasuk mual, nyeri ulu hati, dan muntah.

2. Kerusakan gigi

Bakteri alami berkembang di mulut dan membentuk plak gigi. Ketika Anda tidak sering mencuci mulut setelah minum atau makan sesuatu, plak akan menumpuk dan menciptakan gigi berlubang.

Bahkan, konsumsi sesuatu yang berbahaya bagi enamel juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Air jeruk nipis memiliki kandungan asam sitrat tinggi yang bisa menyebabkan pengikisan email gigi. Ketika pembusukan ini berlanjut ke dentin, Anda mungkin akan mulai mengalami kepekaan dan rasa sakit.

3. Tukak lambung

Tukak lambung adalah luka yang sangat menyakitkan yang ditemukan di lapisan lambung atau usus kecil. Tukak lambung terjadi ketika lendir tebal yang melapisi bagian dalam perut menipis.

Asam sitrat dalam jeruk nipis berisiko dapat menyebabkan tukak lambung sekaligus juga dapat mengiritasi lapisan lambung.

Gejala tukak lambung termasuk rasa sakit yang luar biasa di dalam perut, kembung, muntah dan penurunan berat badan yang tak terduga.

4. Masalah selama kehamilan

Konsumsi jeruk nipis yang berlebihan dapat memengaruhi perut, ini juga mungkin berdampak langsung pada janin.

Bahkan, kemungkinan tertular penyakit yang ditularkan melalui makanan meningkat selama masa kehamilan. Ini karena sistem kekebalan tubuh Anda sangat lemah ketika sedang hamil.

Anda akan lebih rentan terkena sakit maag dan penyakit akibat makanan selama masa kehamilan.

Terlalu banyak mengonsumsi jeruk nipis saat hamil dapat menyebabkan kram perut, gangguan pencernaan dan bahkan diare.

5. Hemochromatosis

Hemochromatosis adalah gangguan yang menonaktifkan tubuh dari penyerapan zat besi. Ini menghasilkan penumpukan garam besi dan deposisi pada jaringan yang menyebabkan komplikasi.

Vitamin C dalam jeruk nipis disebut juga dengan asam askorbat yang memengaruhi penyerapan zat besi dalam tubuh. Konsumsi vitamin C yang berlebihan dapat meningkatkan jumlah zat besi yang Anda serap dari makanan.

Tapi sisi negatifnya, juga menghalangi tubuh menyerap zat besi dan menghasilkan penumpukan besi di dalam tubuh. Gejalanya termasuk kelelahan, kelemahan, nyeri sendi dan gagal jantung.

Ini adalah efek samping serius dari air jeruk nipis karena dapat menyebabkan kematian pada waktu tertentu.

6. Memengaruhi ginjal

Meskipun air jeruk nipis membantu mengobati batu ginjal dan baik untuk ginjal, orang yang menderita penyakit ginjal tidak boleh mengonsumsi air jeruk nipis karena dapat menyebabkan kerusakan ginjal.

Jeruk nipis mengandung kadar kalium tinggi yang buruk bagi mereka yang menderita penyakit ginjal. Gejalanya termasuk irama jantung yang tidak normal, kelemahan dan detak jantung yang lambat.

7. Gangguan asam sulfit

Asam sulfit adalah sekelompok senyawa berbasis sulfur yang keduanya terjadi secara alami serta ditambahkan ke produk makanan sebagai pengawet.

Jeruk nipis mengandung sulfit, dan karena ada orang yang sensitif terhadap sulfit, ini dapat memicu komplikasi.

Asam sulfit adalah garam anorganik yang dapat membantu memperpanjang umur simpan makanan. Air jeruk nipis mengandung sulfit yang dapat menyebabkan reaksi dan alergi pada beberapa orang.

Anda dapat mengalami kullit gatal, ruam, kram perut, mual batuk, dll. (yan/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top