News

Hoaks Jokowi Menang Tidak Ada Adzan, Jusuf Kalla: Dimana Logikanya?

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengomentari mengenai jika Jokowi terpilih menjadi presiden maka tidak ada adzan dan pernikahan sesama jenis dilegelkan. Menurutnya hal tersebut hanyalah hoaks yang harus diluruskan.

“Ya namanya saja hoaks. Itu kan tidak mungkin lah itu,” kata Jusuf Kalla di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (26/2).

Jusuf Kalla menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Menurutnya, calon wakil presidennya Jokowi adalah seorang Raais Aam PBNU Ma’ruf Amin.

“Apalagi kan wakilnya Pak Ma’ruf Amin Ketua MUI. Bagaimana bisa jadi Ketua MUI melarang adzan. Di mana logikanya,” kata Jusuf Kalla.

Seperti diketahui, beredar video di media sosial ibu-ibu menyebarkan kabar tak akan ada lagi azan sampai legalnya pernikahan sesama jenis jika Jokowi kembali terpilih menjadi presiden. Polisi bergerak cepat dan menangkap tiga ibu-ibu terkait video tersebut di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Ketiganya telah ditetapkan Polda Jabar sebagai tersangka dalam dugaan kasus kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf. Ketiga tersangka kampanye hitam tersebut berinisial ES (49), IP (45), dan CW (44).

Adapun para tersangka terjerat perbuatan melawan UU ITE Pasal 28 ayat 2 dengan ancaman 6 tahun penjara dan juga Pasal 14 ayat 2 UU KUHP terkait penyebaran berita bohong dengan ancaman 3 tahun bui. Namun untuk proses tindak selanjutnya ini, akan diproses di Polres Karawang serta dibantu Polda Jabar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top