Berita Hoax

[HOAX] Viral Beredar Broadcast Hasil Penyadapan Mabes Polri Terkait Rencana Densus 88 Menangkap Perwira TNI Aktif

Foto: Screenshot via Instagram @divisihumaspolri

PIAH.COM – Belum lama ini beredar broadcast informasi di media sosial termasuk lewat WhatsApp mengenai hasil penyadapan Mabes Polri tentang rencana Densus 88 menangkap perwira TNI aktif.

Berikut isi informasi yang beredar:

IJIN MELAPORKAN HASIL PENYADAPAN MABES POLRI tentang RENCANA DENSUS 88 UTK MELAKUKAN PENANGKAPAN PERWIRA TNI AKTIF

Kpd Yth Dansatgassus
Dari Kadensus 88.

Perihal : Rencana penangkapan beberapa Perwira TNI AD aktif terkait informasi penembakan beberapa tokoh diantaranya Jendral (purn) Hendropriyono dan Komjen (purn) Drs. Goeris Mere.

Sehub dgn reff tsb diatas diperintahkan kpd Satgasus utk:

1. Senantiasa berkoordinasi dengan Spamad dan puspomad agar tidak terjadi kesalahpahaman antar institusi. Setelah ditangkap agar segera diserahkan ke Puspomad

2. Senantiasa memberikan jukrah kpd seluruh anggota yang terlibat, utk bertindak, bertutur kata dgn menggunakan etika kesopanan mengingat dengan adanya kejadian Cilacap anggota TNI AD menjadi sensitif.

3. Khusus anggota aktif dari Kopassus dan Taipur Kostrad agar penangkapan dilaksanakan diluar Ksatrian mereka untuk mencegah bentrok jiwa korsa. Utamakan bujukan secara persuasif.

4. Berikan Tindakan atau sanksi yg tegas untuk anggota yang bertindak diluar SOP karena dapat merusak hubungan sinergitas yang sudah baik antara TNI dan Polri.

5. Terimakasih utk dilaksanakan.

Wakadensus 88.
Brigjen Pol Martinus Hukom, S.I.K, M.H

Dari informasi diatas diduga si pembuat HOAX berniat ingin menggiring opini ke arah dimana polisi mulai bertindak keluar batas dengan dilakukannya upaya penagkapan perwira aktif TNI. Peristiwa penangkapan Purnawirawan dan Cilacap adalah test case terhadap reaksi dan soliditas intern TNI.

Dari beberapa hasil penelusuran, pihak Mabes Polri membantah informasi tersebut. Mabes Polri menyatakan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Melalui akun instagram Divisi Humas Polri yakni @divisihumaspolri pada 9 Juni 2019, pihak Polri membantah dan memberikan penjelasan atas beredarnya informasi tersebut.

Berikut isi lengkap penjelasan Polri dalam akun instagram Divisi Humas Polri:

Be Smart Netizen

Telah beredar broadcast informasi dengan isi konten “HASIL PENYADAPAN MABES POLRI tentang RENCANA DENSUS 88 UTK MELAKUKAN PENANGKAPAN PERWIRA TNI AKTIF…” yang mengatasnamakan Wakadensus 88, Brigjen Pol Martinus Hukom, S.I.K, M.H., adalah Tidak Benar/ HOAX.

Waka Densus 88 AT Mabes Polri, Brigjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K. ;
1. Tidak pernah menempuh program pendidikan Magister Hukum dengan menyandang gelar M.H.,
2. Dalam penulisan ejaan nama “Martinus” yang tercantum dalam Broadcast tersebut tidak sesuai, ejaan yang sesuai/ Benar adalah “Marthinus”.
3. Brigjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., yang saat ini menjabat Waka Densus 88 AT Mabes Polri Tidak pernah mengirimkan pesan tersebut.

Saring Sebelum Sharing
@multimedia.humaspolri
#polripromoter #polrihumanis #stophoax
#stophoaks #StopHoax
#WakadensusKorbanHoax

View this post on Instagram

Be Smart Netizen Telah beredar broadcast Informasi dengan isi konten “HASIL PENYADAPAN MABES POLRI tentang RENCANA DENSUS 88 UTK MELAKUKAN PENANGKAPAN PERWIRA TNI AKTIF…” yang mengatasnamakan Wakadensus 88, Brigjen Pol Martinus Hukom, S.I.K, M.H., adalah Tidak Benar/ HOAX. Waka Densus 88 AT Mabes Polri, Brigjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K. ; 1. Tidak pernah menempuh program pendidikan Magister Hukum dengan menyandang gelar M.H., 2. Dalam penulisan ejaan nama "Martinus" yang tercantum dalam Broadcast tersebut tidak sesuai, ejaan yang sesuai/ Benar adalah “Marthinus”. 3. Brigjen. Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., yang saat ini menjabat Waka Densus 88 AT Mabes Polri Tidak pernah mengirimkan pesan tersebut. Saring Sebelum Sharing @multimedia.humaspolri #polripromoter #polrihumanis #stophoax #stophoaks #StopHoax #WakadensusKorbanHoax

A post shared by DIVISI HUMAS POLRI (@divisihumaspolri) on

Maka dari itu informasi yang beredar terkait hasil penyadapan Mabes Polri tentang rencana Densus 88 menangkap perwira TNI aktif masuk dalam kategori disinformasi. Berdasarkan jenisnya, termasuk dalam kategori konten tiruan.

Dikatakan konten tiruan karena informasi ini seolah-olah berasal dari seseorang atau lembaga yang sah, namun sesungguhnya palsu. Informasi dengan konten tiruan ini biasanya sangat cepat dipercayai seseorang yang tidak teliti menelisik sumber informasinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top