News

Ibu ini Terus Mencari Anaknya yang Hilang Terkena Bencana Palu

( Foto : Istimewa )

PIAH.COM – Seorang Ibu bernama Seska Sumilat menempel foto anaknya di salah satu sudut kota Palu. Foto anak perempuannya yang berusia 17 tahun yang bernama Gabriella Ceska Adam, berjejer dengan foto-foto orang hilanglainya.

Gabriella dinyatakan hilang di desa yang terkena likuifaksi, Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang letaknya sekitar 15 kilometer dari Palu.

Saat gempa terjadi, Gabriella mengikuti kegiatan pembekalan rohani atau Katekisasi yang diadakan gereja dan sekolahnya di Jono Oge.

Baru dua hari setelah gempa pada hari Minggu (30/09), Seska pergi ke Desa Jono Oge, dan saat melihat kehancuran desa akibat likuifaksi, harapannya hilang.

“Saya manusia biasa, bukan malaikat yang kuat, saya cari di mana, saya tidak tahu, kalaupun Tuhan titipkan anak itu selama 17 tahun kepada kami, saya ikhlaskan, tapi kenapa dengan cara ini, tunjukkan di mana dia, apapun keadaannya, agar kami bisa kunjungi dia dalam momen-momen tertentu,” kata Seska sambil menangis.

Menurut keterangan sekolah, SMA 2 Kota Palu, masih ada 28 siswa belum ditemukan di Desa Jono Oge.

Lahan di desa itu, bergeser sejauh tiga kilometer saat gempa terjadi. Sesaat sebelum bencana terjadi, Gabriella sempat menelpon ibunya. Dia sempat pergi mencari bahan makananan, keluar Desa Jono Oge.

Sang ibu masih berharap, pemerintah daerah meneruskan pencarian. Seska, bersama para orang tua yang mencari anaknya, berbagi informasi apapun yang mereka dapat.

Masih banyak orang yang mencari keluarganya karena bencana di Palu, dan hingga kini masih belum ditemukan, seperti orang  tua bernama Micha Mantong salah satunya, Ia telah mencari anaknya Windy Fransisca dan pergi ke beberapa tempat, namun masih belum bisa ditemukan. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Right Menu Icon