Edukasi

Ini Dampak Berbahaya Membunyikan Leher, Salah Satunya Kematian

PIAH.COM – Membunyikan leher, mungkin sering anda lakukan hal seperti ini, dimana dilakukan dengan tujuan untuk membuat kondisi leher menjadi lebih ringan, terbebas dari segala rasa pegal yang menggangu.

Namun apakah anda tahun, bahwa membunyikan leher itu berbahaya, jika dilakukan terlalu sering, dan terlalu bertenaga akan berakibat fatal, seperti mengalami pusing, pingsan, dan hingga kematian.

Berikut saya akan menjelaskan bagian – bagian titik berbahaya yang akan terganggu jika melakukan aktivitas membunyikan leher.

1. Pembuluh darah arteri karotis
Apabila kedua pembuluh arteri karotis terpotong, pasokan darah ke otak segera terhenti. Akibatnya, tidak ada oksigen yang dipasok ke otak, sehingga menyebabkan pingsan, napas berhenti, dan meninggal.

2. Trakea
Sedangkan, jika trakea dipotong atau mengalami penyumbatan, aliran udara akan terhenti pasokannya ke paru-paru. Dalam beberapa menit, organ tubuh segera kekurangan oksigen. Otak adalah organ yang paling rentan terganggu hingga bisa segera pingsan, detak jantung berhenti, dan meninggal. Ini bisa terjadi hanya dalam beberapa menit hingga belasan menit.

3. Tulang belakang leher
Apabila patah, retak, dan dislokasi, tulang leher menjadi tidak stabil dan membuat sumsum tulang (Medullaspinalis) di dalamnya cedera. Padahal sumsum tulang merupakan kumpulan semua saraf pusat dari atau menuju otak dan dari atau ke organ tubuh di bawah leher.

Selain berhentinya napas, gangguan akibat cederanya sumsum tulang belakang di daerah leher mengakibatkan kelumpuhan tangan dan kaki, ketidakmampuan buang air besar dan buang air kecil, dan terganggunya fungsi organ-organ lain di bawah leher.

Namun, kata Dr Wawan, jika saraf tulang belakang mati, jantung masih bisa bertahan jika dibantu obat-obatan pemacu jantung dan paru-paru mendapat pernapasan mekanis ventilator. Kondisi ini biasa disebut sebagai mati batang otak.

Bahayanya, retaknya tulang belakang leher dapat menyebabkan robeknya pembuluh darah arteri vertebralis (kiri dan kanan) yang ada di dalam tulang belakang leher, yang memasok darah untuk otak bagian belakang. Jika pasokan hilang akibat kedua pembuluh darah robek, hal itu bisa menyebabkan kerusakan otak, pingsan, napas terhenti, dan kemudian meninggal.

Karena itu, Dr Wawan menyarankan, apabila Anda memiliki masalah nyeri leher, pinggang, dan punggung, sebaiknya segera berkonsultasi ke spesialis saraf, spesialis bedah saraf, spesialis ortopedi, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, ataupun ke dokter umum dan fisioterapi. Maka dari itu buang aktivitas membunyikan leher, demi kondisi diri anda, ( fik/piah ).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top