Hot News

Ini Penjelasan Tentang Film Yang Viral “SEXY KILLER”, Akan Membuka Pola Fikir Masyarakat

PIAH.COM – Sejak Sabtu 13/04/2019 tayang sebuah film “SEXY KILLER” produksi dari WacthDog yang di unggah pada akun Youtubenya, kini film tersebut sudah tembus 6,5 juta penonton, banyak bertanya – tanya sebenarnya film tentang apakah itu ?

Watchdoc Documentary merupakan rumah produksi film-film dokumenter tentang Indonesia, dimana mereka membantu para penonton mengupas persoalan dari berbagai sudut.

Film SEXY KILLER ini Mengangkat isu seksi yang relevan dengan iklim Indonesia pada saat ini, sebuah film yang disutradarai oleh Dandhy Laksono, dan Supartha Arz.

Di opening film memperlihatkan pasangan yang sedang sedang bulan madu, diperlihatkan jumlah listrik yang ia gunakan dari setiap benda yang digunakannya, di bagian akhir adegan ada sebuah dari narator “Kita semua tahu adegan selanjutnya yang tidak kita tahu bagaimana listrik bisa sampai ke ruangan ini,” ujar narator.

Dalam film tidaklah dijelaskan bagaimana proses secara teknis listrik bisa sampai kerumah setiap penduduk, namun di film memperlihatkan proses pengambilan hingga perjalanan batu bara yang digunakan sebagai bahan utama dari listrik bertenaga uap oleh Pusat Listrik Tenaga Uap ( PLTU ).

Sebuah perjalanan panjang sejak Januari 2015 dari Jakarta – Jawa – Bali – Papua – Sulawesi , film yang di garap oleh 2 jurnalis yang keliling Indonesia menggunakan sebuah sepeda motor, berkolaborasi dengan 14 videografer.

Menampilkan keluhan para masyarakat tentang pembangunan lokasi tambang batu bara, hingga lokasi PLTU yang berdekatan dengan lokasi tinggal masyarakat, yang menjadi masalahnnya bukan hanya keluhan saja, melainkan memberikan dampak penyakit kritis terutama untuk penyakit saluran pernafasan, hingga menimbulkan banyak korban jiwa.

Tentu banyak pihak yang dirugikan, dimana para penonton dibuat menerima informasi penting dan wawasan, bahwa rakyat kecil banyak yang mendapat perlakukan tidak adil, demi kepentingan para pengusaha mencari keuntungan.

Dengan cara – cara yang kotor sekalipun, mereka para orang besar tidak memperdulikan rakyat kecil, sebuah hukum pun tidak berhasil ditegakan.

PT. Toba Bara, yang dimana mengarah kepada kedua calon capres dan cawapres, mereka berdua ada hubungannya dengan perusahaan tersebut, dimana disangkut pautkan dengan debat pilpres yang sempat membahas tambang batu bara.

Dalam film dokumenter ini membuka pola fikir masyarakat, dalam menentukan pilihan capres dan cawapres pilihannya, dengan memberikan bukti data sebagai pertimbangan masyarakat, sebuah film yang wajib untuk di tonton masyarakat di Indonesia, ( fik/piah ).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top