Tips & Trik

Ini Trik Cara Mengatur Keuangan ‘Boncos’ Pasca Libur Lebaran

Ilustrasi. Foto: Istimewa

PIAH.COM – Libur Lebaran telah usai. Hari ini aktivitas bekerja pun kembali seperti semula. Libur atau cuti bersama Lebaran pada tahun ini yang cukup panjang yakni selama 10 hari membuat orang-orang menghabiskan waktu di kampung halaman lebih lama.

Tak ayal, juga membuat semakin banyak pula uang yang dikeluarkan. Pikir Anda mungkin “ah jarang-jarang begini, hanya setahun sekali”. Namun, begitu pulang, Anda baru tersadar bahwa dompet sudah kosong, dan kartu kredit jebol.

Berhubung libur Lebaran telah usai. Sekarang saatnya Anda kembali mengatur keuangan untuk setahun ke depan. Ini dilakukan demi keuangan yang tidak semakin menjadi amburadul.

Berikut ini ada beberapa cara untuk kembali mengatur keuangan sehabis libur Lebaran, dilansir dari Cermati.com, Jakarta, Senin (10/6/2019).

1. Hitung Berapa Banyak Anda Menghabiskan Uang

Jangan menyesali uang yang sudah Anda keluarkan untuk liburan karena bagaimanapun takkan kembali. Nasi sudah menjadi bubur, sehingga tak ada gunanya penyesalan. Sekarang saatnya Anda menanggulangi semua yang sudah terjadi.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghitung berapa banyak uang yang sudah Anda habiskan untuk liburan. Periksa tagihan kartu kredit Anda, ingat-ingat apa saja yang telah Anda belanjakan. Apakah juga menggunakan tabungan Anda?

Setelah seluruhnya sudah dihitung, langkah selanjutnya yakni menyusun ulang anggaran. Utamakan dari penghasilan atau gaji digunakan untuk membayar cicilan kartu kredit. Hilangkan anggaran untuk sesuatu yang masih bisa ditunda. Pangkas juga anggaran nongkrong, jalan-jalan. Intinya adalah Anda harus bisa kembali hidup hemat. Langkah tersebut dijamin bikin keuangan stabil kembali.

2. Stop Utang dan Mulai Menabung

Anda harus memprioritaskan membayar cicilan kartu kredit sampai lunas. Setiap menerima penghasilan atau gaji, langsung digunakan untuk memenuhi kewajiban tersebut. Jangan menunggu dari sisa gaji.

Saat Anda masih memiliki utang, jangan tambah utang baru, misalnya membeli barang pakai kartu kredit lagi. Batasi pemakaian kartu kredit sebesar maksimal 30 persen dari penghasilan. Kalau perlu stop berutang dulu sampai utang lama kelar sehingga beban keuangan Anda tidak semakin berat.

Selain itu, Anda harus mulai kembali menabung. Barangkali tabungan atau dana darurat terpakai untuk liburan. Jadi untuk menutupnya, rutinlah menabung setiap bulan. Agar lebih mudah, gunakan fitur autodebet pada rekening gaji Anda. Sisihkan minimal 10 persen dari gaji Anda untuk ditabung.

3. Jangan Langsung Tutup Kartu Kredit

Jika berlibur dengan memanfaatkan fasilitas kartu kredit, hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Pastinya setelah liburan berakhir, Anda ingin cepat-cepat melunasi tagihan kartu kredit. Setelah lunas, jangan langsung menutup kartu kredit yang digunakan.

Mengapa demikian? Melihat dari nilai kredit ini juga penting. Sebab 15 persen dari nilai kredit dinilai dari lamanya kartu kredit tersebut digunakan. Semakin lama kartu kredit digunakan, semakin besar nilai kreditnya. Hal tersebut akan memudahkan Anda nantinya.

4. Belajar dari Kesalahan

Coba ingat-ingat selama liburan kemarin, pengeluaran bengkak di sisi mana? Misalnya Anda menghabiskan bujet besar untuk urusan makan. Jadikan ini sebagai pelajaran untuk bisa menentukan tempat makan mana yang lebih murah ketika jalan-jalan lagi nantinya.

Secara keseluruhan Anda bisa belajar berhemat saat traveling. Jangan sampai terbawa hawa nafsu belanja segala macam tanpa melihat kondisi keuangan. Jika sudah tahu akibatnya keuangan akan morat-marit setelah liburan, lebih baik tahan keinginan dan utamakan kebutuhan.

5. Cari Penghasilan Tambahan

Separah-parahnya dampak liburan terhadap keadaan keuangan, pasti ada jalan keluar untuk membuatnya stabil kembali. Salah satunya dengan mencari penghasilan tambahan guna menambal ‘kebocoran dana’. Dengan begitu, Anda tidak akan bergantung pada gaji bulanan saja.

Namun hal yang harus diperhatikan saat mencari penghasilan tambahan adalah manajemen waktu. Jangan sampai pekerjaan sampingan mengganggu pekerjaan utama. Akibatnya nanti semua pekerjaan jadi berantakan. Carilah pekerjaan sampingan yang bisa dikerjakan sepulang kerja.

6. Hidup Hemat demi Masa Depan Selamat

Liburan memang menjadi kebutuhan untuk menghilangkan kepenatan. Namun segala sesuatunya harus diperhitungkan demi masa depan keuangan yang lebih baik. Walaupun sedang liburan, usahakan untuk tetap hemat membelanjakan uang. Jangan boros agar tidak pusing memikirkan ‘hidup’ karena keuangan morat marit pasca liburan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top