Edukasi

Jangan Berikan Gadget ke Anak Balita, Begini Dampak Bahayanya

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Di zaman era modern ini para orang tua harus ekstra hati-hati terhadap anak balitanya jika tidak diawasi dalam bermain gadget atau smartphone. Anak-anak dibawah usia 5 tahun(balita) sering kali bahkan dinilai lebih tinggi bermain bersama gadget dibandingkan orang dewasa.

Dalam penelitian yang dilakukan PLOS ONE dari University of Alberta di Kanada menilai akibat gadget perilaku anak akan mengalami banyak masalah.

Berdasarkan data dari studi Canada Healthy Infant Longitudinal Development (CHILD), para peneliti menyelidiki pola perilaku anak-anak melalui data yang dikumpulkan dari hampir 2.500 anak berusia lima tahun dan keluarga mereka.

“Asosiasi ini lebih besar daripada faktor risiko lain yang kami nilai, termasuk waktu tidur, stres orangtua, dan faktor sosial ekonomi,” kata Sukhpreet Tamana, penulis pertama studi tersebut dan rekan postdoctoral di Departemen Pediatri di University of Alberta.

“Pedoman Kanada saat ini menyerukan agar anak pada usia itu tidak memiliki waktu melihat layar lebih dari dua jam sehari. Tetapi penelitian kami menunjukkan bahwa lebih sedikit waktu layar akan lebih baik,” tambah profesor itu.

Ia menambahkan, gadget mampu mendorong anak-anak untuk mengambil bagian yang teroganisir sehingga dikhatirkan mampu membuat anak berperilaku menyimpang.

“Banyak hal yang Anda lakukan melalui kegiatan yang terorganisasi. Itu sangat penting bagi anak-anak sejak dini,” kata peneliti.

“Saya pikir sebagai pengganti waktu melihat layar, akan bermanfaat bagi orangtua untuk meningkatkan kegiatan terstruktur sebagai gantinya,” ujar dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top