News

Jokowi Tegaskan Tidak Ada Jatah-Jatah Menteri untuk Parpol Koalisi

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan jatah- jatah kursi menteri untuk Partai politik pendukungnya.

“Dalam politik bukan masalah, tanya saja ke partai-partai apa pernah kita bicara masalah menteri? Atau menteri apa? Enggak pernah,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam wawancara khusus dengan Tim LKBN Antara di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (12/6).

Jokowi mengatakan semua partai pendukungnya sudah memaklumi bahwa penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden. Namun ia menjelaskan bahwa kemudian wajar jika ada partai-partai tertentu dengan persentase perolehan suara yang besar mendapatkan porsi kursi menteri yang lebih banyak.

“Kalau beliau-beliau tahu itu hak prerogatif presiden, ya logis persentase gede masa diberi menteri satu, yang persentase kecil diberi menteri empat, ya enggak gitu, bukan penjatahan, normal saja,” katanya.

Hal itu dianggapnya bukan sebagai penjatahan, namun merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam dunia politik dan pemerintah. Dengan cara seperti itu, Jokowi mengaku tetap bisa mempertahankan kekompakan koalisi pendukungnya selama ini.

“Nyatanya lima tahun kemarin tidak ada masalah, semua dengan komunikasi, baik dengan ketua umum partai, dengan sekjen-sekjen, semua bisa dibicarakan saya kira dari pengalaman tidak ada masalah,” katanya.

Di sisi lain, merespon dinamika perpolitikan pasca Pilpres, Jokowi yang berpasangan dengan KH Maruf Amin di Pilpres 2019 akan terbuka jika ada partai politik di luar koalisi yang bergabung.

“Ya gabung saja, saya kan selalu terbuka. Siapapun yang mau bersama-sama membangun negara ini, memajukan negara ini ayo kita ini kan tidak kenal oposisi murni, tidak ada. Jadi ya kita yang paling penting komunikasi,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top