News

Keluarga Klaim Ahmad Dhani Tak Harus Ditahan, Ini Kata Pengadilan Tinggi

Foto : Istimewa

PIAH.COM – Keluarga Ahmad Dhani mengklaim bahwa sang musisi tersebut seharusnya tidak ditahan. Mengetahui hal tersebut, Pengadilan Tinggi Jakarta membalas pernyataan itu. Lewat James Butar Butar selaku Wakil Humas, Pengadilan Tinggi menjelaskan bahwa penahanan Dhani sudah sesuai ketentuan.

“Perkara banding apabila memenuhi Pasal 21 KUHAP ada secara objektif atau subjektif disana, maka Majelis Hakim Tinggi yang di tuju itu berwenang untuk melakukan penahanan selama 30 hari,” jelas James di kantornya, Senin (11/2/2019).

Sebelumnya, juru bicara keluarga Ahmad Dhani, Lieus Sungkarisma mengatakan bahwa pentolan Dewa 19 seharusnya belum ditahan. Mengingat pada saat ini, Dhani masih mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Dia sudah menyatakan banding. Kalau pernyataan banding itu artinya putusan pengadilan yang menghukum dia 1,5 tahun belum memiliki kekuatan hukum pasti. Jangan ditahan dong,” ujar dia.

Buntut dari kekecewaan tersebut, pihak keluarga pun mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan untuk Ahmad Dhani. Berkaca pada perkara lain, Lieus menilai ada yang keliru dalam penahanan Dhani.

Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara usai dinyatakan bersalah atas kasus ujaran kebencian saat Pilkada DKI 2017.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beranggapan bahwa tiga cuitan Dhani di media sosial yang dipermasalahkan sudah memenuhi unsur pelanggaran UU ITE. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Right Menu Icon