News

Ketum PAN Minta 01 dan 02 ‘Move On’ dari Pilpres Usai Sidang Putusan MK

Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan. ( Foto : Istimewa )

PIAH.COM – Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengimbau semua pihak untuk menghormati semua keputusan akhir sidang Perselishan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang tengah berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

Diketahui, gugatan sengketa pilpres dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan diputuskan pada Jumat, 28 Juni 2019 mendatang.

“Kita tunggu tanggal 28 (Juni) kan sudah jelas apapun diputus mahkamah karena itu konstitusi kita maka kita harus hormati. Kita terima kita hormati,” kata Zulkifli, Jumat (21/6).

Zulkifli pun mengungkapkan alasan mengapa diperlukan ‘move on’ dari Pilpres 2019. Salah satunya agar Indonesia lebih maju dan berkembang.

“Move on agar negara kita lebih baik lebih maju lebih berkembang,” ucapnya.

Diketahui, saat ini MK masih menyelenggarakan sidang sengketa Pilpres 2019. Sidang hari pertama beragendakan membacakan berbagai macam gugatan dari kubu pemohon Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Sidang kedua, MK menghadirkan berbagai saksi dari kubu Prabowo-Sandi. Setidaknya ada ada 15 saksi dan dua saksi ahli yang hadir dalam sidang tersebut.

Sebagai pihak tergugat KPU hanya menghadirkan saksi ahli. Sedangkan jadwal sidang hari ini, Jumat (21/6), adalah mendengarkan saksi ahli dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top