Edukasi

Kisah Haru Guru Pergoki Siswanya Duduk Sendirian di Sekolah saat Malam Hari

Potret guru dan muridnya yang hebat ( Foto : Istimewa )

PIAH.COM – Sebuah foto yang menampilkan siswa yang tengah duduk sendirian di kelas pada malam hari ini menjadi viral di media sosial.

Seorang siswa di SMA Nasional Malusak di Atimonan, Quezon, Filipina tertangkap kamera tengah berada di kelas sendirian setelah jam sekolah usai.

Foto siswa ini sendiri diambil oleh guru sekolah tersebut, Mark Pee Ortil Pornasdoro pada Kamis (13/9/2018) malam kemarin.

 

Mark Pee Ortil Pornasdoro
Mark Pee Ortil Pornasdoro

 

Pornasdoro saat itu tengah melakukan patroli keliling di sekitaran sekolah pada pukul 19.30 waktu setempat. Perhatiannya terhenti saat ia melihat sosok siswa yang tengah belajar di ruangan kelas.

Saat diamati, ternyata Pornasdoro mengenali sosok siswa tersebut. Ia adalah Jeric Reyes, siswa kelas 11 di SMA Nasional Malusak.

Menurut pengakuan Pornasdoro, hanya ada Reyes yang ada di dalam kelas tersebut. Usut punya usut, Reyes tetap berada di sekolah untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang diberikan Pornasdoro.

 

Jeric Reyes tetap berada di kelas usai jam pulang sekolah.
Jeric Reyes tetap berada di kelas usai jam pulang sekolah.

 

Namun, karena seisi kelas menerima hukuman, jadwal pengumpulan pekerjaan rumah diundur.

Sementara kebanyakan siswa lainnya memilih untuk menunda mengerjakan tugas, Reyes masih bertahan di sekolah untuk menyelesaikannya.

Yang menjadi pertanyaan Pornasdoro adalah mengapa Reyes rela menghabiskan waktu esktra di sekolah padahal jam pulang sudah berlalu. Ternyata alasan Reyes mengerjakan tugas di sekolah membuat Pornasdoro terkejut.

Rumah Reyes yang berada di desa Barangay tak memiliki aliran listrik sehingga hanya menggunakan penerangan seadanya saat malam tiba.

Reyes memilih mengerjakan tugas di sekolah karena memiliki pencahayaan yang cukup sehingga ia bisa fokus belajar. Kisah Reyes yang mengerjakan tugas di sekolah ini dibagikan Pornasdoro di Facebook.

 

7:30. Ngayong gabi lang. Sumadya ako sa school para i-double check ang room ko. Preparasyon sa bagyo. At ang batang ito…

Posted by Mark Pee Ortil Pornasdoro on Thursday, September 13, 2018

 

19:30 Malam ini aku pergi ke sekolah untuk melakukan patroli. Persiapan untuk berjaga-jaga saat topan datang. Dan bocah laki-laki ini menarik perhatianku, ia adalah siswaku.

Sebelumnya aku meminta tugas mereka dikumpulkan kemarin pukul 17.00, tapi aku mengundur deadline menjadi besok. Tapi, karena itulah aku terkejut.

Aku bertanya padanya apakah ia lapar, ia mengatakan akan makan nanti. Sepertinya ia sudah terbiasa berteman dengan lapar.

Ia selesai pukul 19.38.

Ia tinggal di desa Barangay dekat sini. Tidak ada aliran listrik di rumahnya. Biasanya ia menggunakan lampu gas.

Sebagai guru, siswa sepertinya menjadi alasan bagi kami untuk terus mengajar. Aku ingin menjadi guru yang baik, terlepas bagaimanapun kondisi siswa-siswaku.

19.41 Kami berpisah. Melihatnya membuatku ingin menangis, tapi hatiku tersenyum. Masih ada harapan,” tulis Pornasdoro.

 

Hingga saat ini, Jumat (14/9/2018) 20:24 WIB, unggahan Pornasdoro sudah mendatangkan 161 ribu reaksi, 902 komentar, dan dibagikan lebih dari 33 ribu kali.

Netizen yang melihat postingan itu pun mengaku terharu membaca kisah guru tersebut, berikut ini beberapa komentar.

Suatu hari ia pasti akan menjadi orang sukses. Kisah ini sungguh menginspirasi. Aku harap kamu tidak akan menyerah menghadapi hidup. Tetap semangat!

Semoga kisah ini bisa menginspirasi siswa lainnya yang malas belajar.

Anak-anak sepertinya adalah mereka yang membuat kemajuan dalam hidup.

Membaca ini membuatku menangis. Orang-orang yang bisa menghadapi halangan sepertinya pasti akan memiliki hidup sukses.

Aku berharap semua siswa bisa sepertinya. Mengingat biaya yang dikeluarkan untuk bersekolah tidak sedikit.(faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Right Menu Icon