News

Kronologi Penembakan Anggota Yonif Raider 321/GT oleh Pok TPNPB di Nduga Papua

Foto : Istimewa

PIAH.COM – Dua orang anggota Yonif Raider 321/GT menjadi korban penembakan yang diduga dilakulan oleh Pok TPNPB di Nduga, mereka mengalami luka tembak pada kaki dan punggung. Setelah dievakuasi, korban lalu dibawa segera ke RSUD Mimika untuk penanganan luka lebih lanjut.

Sebelumnya, pesawat Helli Bell 412 dengan pilot Mayor Cpn Agus Falah telah tiba di lapangan Helli Penerbad bandara Moses Kilangin Timika Papua, Rabu (24/4/19). Helli tersebut tiba pada pukul 11.20 WIB setelah lakukan evakuasi dua anggota TNI yang menjadi korban penembakan.

 

Kronologi penembakan terhadap dua anggota Yonif Raider 321/GT

Pada saat Helli Bell 421 dengan pilot Mayor Cpn Agus Falah bersama crew selesai melakukan serpas anggota Yonif Raider 321/GT, telah terjadi penembakan dari pok TPNPB dan mengenai salah satu anggota Yonif Raider 321/GT pada kaki kiri.

Alih-alih ingin dilakukan evakuasi dengan Helli Bell 421, terjadi penembakan kembali yang mengenai salah satu crew Helli Bell 421 pada punggung sebelah kiri, Serda Dedi Kuswoyo.

Setelah kedua korban berhasil dibawa dalam Helli Bell 421 selanjutnya Helli Bell 421 segera terbang menuju Bandara Moses kilangin mimika.

Pada pukul 11.20 WIT, Helli Bell 421/GT dengan Pilot Mayor Cpn Agus Falah tiba dilandasan Penerbad Bandara Moses Kilangun Mimika dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Mimika.

Pukul 11.30 WIT, kedua korban tiba di RSUD Mimika dan langsung ditangani diruang UGD. Kedua korban selanjutnya diobservasi oleh Dokter Jaga RSUD diruang IGD RSUD Mimika.

Dikarenakan Dokter ahli bedah RSUD Mimika sedang melaksanakan dinas luar kota, kedua korban lalu dirujuk ke RSMM Charitas di SP 5 Mimika. Kedua korban tersebut adalah:

  1. Prada Muhammad H Zahman (Yonif Raider 321/GT), mengalami luka tembak dibawah betis kaki kiri tembus
    (arah tembakan dari kanan dan merusak syaraf kaki kiri)
  2. Serda Dedy Keswoyo (Penerbad), mengalami luka tembak pada punggung tidak tembus
    (indikasi anak peluru bersarang, kemungkinan mengenai paru- paru).

Informasi terakhir yang didapatkan, kedua korban saat ini masih dalam penanganan di RSMM Charitas. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top