Edukasi

Mari Kita Tingkatkan Budaya Membaca untuk Tangkal Hoaks!

Ilustrasi. Foto: Pusat Informasi Anti Hoax. Piah.com

PIAH.COM – Minat baca masyarakat kita terbilang tinggi. Namun sebaliknya, budaya baca masyarakat masih rendah.

Kok, bisa? Cobalah perhatikan di sekitar kita. Kawula muda dan anak-anak begitu ‘kuat’ merespons pemutakhiran status perkawanan mereka di grup media sosial. Akan tetapi, berapa banyak buku yang sudah mereka baca?

Apalagi, buka buku yang tebal tanpa gambar, mereka cepat bosan dan bahkan dihindarinya.

Padahal, budaya membaca dan menulis merupakan salah satu cara yang ampuh untuk menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.

Budaya literasi sangat penting jika dikaitkan dengan kondisi kekinian dengan penyebaran informasi atau berita yang tidak sesuai dengan fakta di banyak media sosial.

Jika budaya membaca tinggi, niscaya hal ini akan meminimalkan penyebaran informasi atau berita yang tidak benar di masyarakat.

Setiap orang wajib memiliki kemampuan menganalisis dan memahami informasi maupun berita yang tersebar di tengah masyarakat. Kemampuan tersebut akan semakin terasah jika masyarakat telah menerapkan budaya membaca dan menulis.

Oleh karena itu, budaya literasi perlu ditularkan dan ditingkatkan di seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya kaum terpelajar saja tetapi seluruh lapisan masyarakat. Terlebih dengan maraknya informasi bohong akhir-akhir ini.

Ketika budaya membaca dan menulis telah melekat maka setiap orang akan terus mencari kebenaran setiap informasi melalui berbagai sumber secara teliti hingga berita itu bisa dipastikan kebenarannya. Tidak ‘ditelan’ mentah-mentah, bahkan dipergunjingkan sebagai sebuah kebenaran.

Peningkatan budaya baca ini akan efektif menangkal penyebaran berita bohong jika dipadukan dengan penerapan hukum yang adil dan merata serta tegas kepada penyebar berita bohong.

Ini wajib dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum.

Masyarakat juga perlu mendapat edukasi tentang pentingnya persatuan, kesatuan dan saling percaya serta menjunjung tinggi toleransi agar tak mudah terpecah belah akibat penyebaran berita hoaks.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Right Menu Icon