MITOS

Membaca di Ruangan Gelap Dapat Merusak Mata, Mitos Atau Fakta?

Ilustrasi Membaca di Ruangan Gelap ( Foto : Istimewa )

PIAH.COM – Dari dulu di masyarakat Indonesia banyak tersebar mitos mengenai untuk jangan membaca di ruangan gelap atau tempat kurang cahaya karena dapat merusak mata, bagaimana sih kebenarannya?

Informasi yang melegenda di Indonesia ini menjadikan orang tua resah dan sengaja melarang anaknya untuk membaca dalam keadaan gelap, karena orang tua tidak mau mata anak mereka bermasalah.

Nah informasi yang telah PIAH.com dapatkan dari berbagai referensi dan sumber terpercaya ini akan membuktikan mitos tersebut. Yuk simak sampai habis!

 

Apakah membaca di ruang gelap dapat merusak mata?

Sebelum ke topik utama, Yuk, kita ketahui hubungan antara mata dan cahaya. Mata manusia dirancang untuk dapat menyesuaikan diri di tingkat cahaya yang berbeda.

Jika Kamu mencoba untuk membaca dalam gelap, maka pupil mata Kamu akan membesar untuk mengambil lebih banyak cahaya melalui lensa retina Kamu.

Jika Kamu berada di sebuah ruangan gelap, kita contohkan ketika Kamu keadaan baru bangun, proses ini memungkinkan Kamu secara bertahap terbiasa dari keadaan gelap gulita ke keadaan yang bercahaya.

Itu terlihat ketika Kamu menyalakan lampu, Kamu akan merasakan cahaya yang sangat terang hingga akhirnya pupil menyesuaikan diri.

Hal yang sama terjadi jika Anda memaksa mata Anda membaca dalam gelap. Mata Anda akan melakukan penyesuaian, tapi bagi beberapa orang hal itu akan membuat sakit kepala.

Otot memperpanjang daerah yang dikenal sebagai ruang vitreous (gelatin dari bola mata yang terletak di antara lensa dan retina.

 

Apa efeknya pada mata jika membaca dalam gelap?

Sebagian besar penelitian dan perdebatan mengenai rabun jauh telah terfokus pada efek dari melihat hal-hal dengan jarak dekat, dibandingkan dengan efek membaca dalam cahaya rendah.

Howard Howland seorang ahli mata di Cornell University, mengatakan bahwa dalam cahaya rendah, pupil Anda harus membuka lebih luas untuk membiarkan cahaya cukup untuk dapat melihat.

Sederhananya, mata mendapatkan sinyal untuk tumbuh lebih panjang, sehingga gambar akan menyentuh tempat yang tepat pada retina. Dan hal itu akhirnya akan menyebabkan rabun jauh.

Menurut Richard Gans, MD, FACS, seorang dokter mata di Cleveland Clinic Cole Eye Institute, mengatakan bahwa cahaya redup mungkin akan membuat mata sulit untuk terfokus.

Sehingga dapat menyebabkan kelelahan mata jangka pendek, dan tidak ada bukti ilmiah bahwa membaca dalam gelap memiliki efek jangka panjang.

 

Jadi membaca di ruangan gelap dapat merusak mata itu Mitos atau Fakta?

Sebagaimana yang kita ketahui, dari kecil kita sering dilarang oleh orang tua untuk tidak membaca dalam keadaan gelap atau diruangan remang karena dapat merusak mata, hal itu adalah MITOS.

Sebagian besar beranggapan bahwa membaca di cahaya redup menyebabkan kerusakan permanen, kemungkinan karena seseorang sudah memiliki masalah mendasar mengenai rabun jauh dan ditambah dengan terjadinya ketegangan mata.

Hal terbaik yang dapat kita lakukan saat ini adalah bahwa bermain di luar ruangan tampaknya bermanfaat bagi mata dan mungkin anak-anak harus belajar dalam cahaya yang terang untuk menghindari kelelahan pada mata mereka.

Walaupun membaca dalam gelap sebenarnya tidak akan merusak mata namun sebaiknya membaca dengan menggunakan cahaya yang baik.

Yaitu cahaya yang tidak terlalu redup tapi juga tidak terlalu silau sehingga mata tidak mengalami ketegangan. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Right Menu Icon