Edukasi

Mengenal Handgun Glock 17 Yang Digunakan Oleh Pasukan Brimob

PIAH.COM – Korps Brigade Mobil atau sering disingkat Brimob adalah kesatuan operasi khusus yang bersifat paramiliter milik Kepolisian Negara Republik Indonesia. Korps Brimob juga dikenal sebagai salah satu unit tertua yang ada di dalam organisasi Polri, beberapa tugas utamanya adalah penanganan terrorisme domestik, penanganan kerusuhan, penegakan hukum beresiko tinggi, pencarian dan penyelamatan ( SAR ), penyelamatan sanderam dan penjinakan bom ( EOD ).

Salah satu senjata api jenis handgun yang digunakan oleh Brimob adalah Handgun Glock 17, pistol semi otomatus dengan jarak tembak efektif maksimal 50 meter, buatan Autria. Kelahiran jenis senjata ini berawal dari niat pemerintah Austria yang mencari desain baru senjata genggam kompak untuk angkatan bersenjata mereka pada tahun 1982 silam.

Gaston Glock, ahli Polimer namun sama sekali belum pernah mendesain senjata, mendapat tantangan untuk mendesain pistol dengan material berbeda, yang tentunya, dengan beberapa syarat dari militer Austria.

Singkat cerita, pria yang kini berusia 89 tahun tersebut berhasil menciptakan protoype pistol buatannya, Glock-17, dengan peluru kaliber 9 mm kepada militer Austria untuk diujicoba dengan hasil sangat memuaskan.

Di tahun yang sama, melalui perusahaannya, Glock GmBH, Gaston mendapat kontrak eksklusif untuk memproduksi sekitar 25 ribu pistol dengan kandungan 80 persen polimer.

Kendati demikian, bukan berarti Glock-17 tidak punya masalah. Pistol ini ditolak pasar karena dianggap ‘pistol mainan’ lantaran berbahan polimer sehingga menjadi ringan seperti pistol plastik.

Keunggulan pistol Glock – 17 yang tidak dimiliki oleh pistol lain adalah, karena bahan material yang menggunakan polimer, membuat pistol ini bisa tahan hingga suhu 200 derajat celsius.

Glock-17 menggunakan poligonal rifling pada laras, di mana sistem ini sangat berbeda dengan alur senpi konvensional. Senjata genggam ini juga mempunyai chamber loaded indicator yang berfungsi untuk mendeteksi ‘rumah’ peluru.

Hasil gambar untuk glock 17 austria army

Recoil Spring Glock-17 juga mengadaptasi sistem Captive Recoil Spring, yang fungsinya mencegah terjadinya kesalahan proses melepas peluru, sehingga tidak melukai muka ataupun mata pengguna.

Kompetitor Glock-17 adalah Sig Sauer P226 asal Jerman. Glock-17 menguasai mayoritas pangsa pasar pistol untuk aparat penegak hukum di Amerika Serikat di antaranya Special Weapons and Tactics atau SWAT, dan anggota Kepolisian Brimob di Indonesia, ( fik/piah ).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top