MITOS

Mitos Diabetes Ini Jangan Kamu Percayai Lagi!

Ilustrasi. Foto: Istimewa

PIAH.COM – Penderita diabetes atau sering disebut diabetesi, di Indonesia tergolong tinggi. Data dari International Diabetes Federation 2014 menyebutkan urutan Indonesia adalah ke lima dari sisi banyaknya penderita.

Karena hal tersebut, ada baiknya Anda mengetahui mitos seputar penyakit diabetes untuk tak lagi memercayainya:

Bisa disembuhkan

Diabetes tak bisa disembuhkan, namun hanya bisa dikontrol kadar gula darahnya. Obat yang harus dikonsumsi oleh pasien diabetes memang tak dapat menyembuhkan penyakit tersebut. Karena itu jika Anda sudah divonis menderita diabetes, maka selamanya harus menjaga asupan makanan agar tak terjadi kenaikan gula darah.

Dilarang ngemil

Diabetesi kadang malah dianjurkan ngemil, agar kadar gula darah stabil dan tidak secara drastis turun. Selain itu ngemil juga akan menahan keinginan makan lebih banyak saat waktu makan tiba.

Tidak boleh sama sekali mengonsumsi gula

Penderita diabetes tak dilarang sama sekali mengonsumsi gula atau karbohidrat, namun harus menjaga dosisnya agar tak berlebihan.

Pantang makanan berserat

Ini pun tak benar sebab serat dapat membantu proses pencernaan jadi lebih lambat, hingga penyerapan gula ke darah jadi lebih lambat. Ini menjaga kestabilan kadar gula agar tak naik terlalu cepat.

Makan tiga kali sehari

Diabetesi malah dianjurkan makan 5-6 kali per hari namun dalam porsi sedikit. Tujuannya untuk mengontrol kadar gula tetap stabil. Atau makan 3 kali, dengan selingan 2-3 kali cemilan.

Keturunan, jadi anaknya pasti mengidap

Belum tentu juga. Walau memang diabetes bisa menurun ke anak atau keturunan, namun terbukti 95 persen mengidap karena pola makan yang kurang sehat.

Lebih baik kadar gula rendah

Ini adalah anggapan salah, sebab bagi diabetesi kadar gula yang normal dan stabil lebih baik ketimbang rendah, atau tinggi. Keduanya sama-sama membahayakan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top