MITOS

Mitos Makanan yang Jatuh Lima Menit

Waspada bakteri Makanan yang Jatuh. Foto: ISTIMEWAH

PIAH.COM –  Sudah sangat sering kita dapatkan informasi seputar mitos yang selama ini beredar di masyarakat yaitu tentang makanan yang jatuh lima menit. Sebagian orang ada yang memilih untuk mengambil makanan yang jatuh tersebut karena di anggap masih layak di makan namun ada sebagian orang yang membiarkannya karena alasan kebersihan dan lantas membuangnya.

Mitos itu sendiri berawal dari pendiri kerajaan Mongol, Genghis Khan yang mewajibkan rakyat-rakyatnya untuk makan makanan yang jatuh ke lantai sebelum 12 hingga 20 jam.

Bukan tanpa alasan, hal itu ternyata dilakukan untuk menghemat persediaan bahan makanan yang masih terbatas pada saat itu. Semakin bertambahnya tahun, mitos tersebut kemudian dikurangi waktunya hingga mencapai 5 menit.

Tak hanya itu saja, mitos itu juga berawal dari iklan pembersih lantai yang pernah tayang tahun 1990-an. Di iklan tersebut, produk pembersih lantai itu digambarkan bisa membuat lantai bersih dan bebas kuman. Sehingga ketika makanan jatuh di lantai, makanan itu masih layak untuk dimakan sembari mengatakan, “belum lima menit”.

Faktanya, mitos itu langsung terbantahkan oleh Profesor Paul Dawson dari Camlon University. Profesor tersebut mengatakan bahwa perpindahan bakteri pada makanan tidak terpengaruh oleh lama tidaknya makanan jatuh ke lantai. Makanan akan mudah terkontaminasi jika bakteri pada tempat tersebut berjumlah cukup banyak. (den/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top