MITOS

Obat Diet Bikin Tambah Gemuk Usai Berhenti Mengonsumsinya, Hoax atau Fakta?

Ilustrasi obat diet. ( Foto : Istimewa )

PIAH.COM – Banyak beberapa orang yang ingin tampil langsing lalu memilih metode alternatif dengan mengkonsumsi obat diet. Diketahui juga banyak obat-obatan herbal yang mengklaim diri sebagai obat diet tanpa risiko.

Banyak kabar beredar, apabila telah selesai mengkonsumsi obat tersebut, badan yang telah berhasil langsing akan malah menjadi lebih gemuk? Benarkah begitu.

Menurut seorang pakar di bidang gizi olahraga dan kebugaran, Mochammad Rizal, kabar tersebut benar. Pernyataan itu ia sampaikan penyebab hal ini bisa terjadi karena mungkin obat herbal yang mereka minum bersifat diuretik, bersifat menurunkan nafsu makan, dan beberapa juga punya efek psikologis. Sayangnya banyak individu yang tak menyadari ini.

Rizal, menjelaskan, jika ternyata obat herbal yang diminum itu bersifat diuretik, kemungkinan orang tersebut bisa tiba-tiba ‘kurus’ karena kehilangan banyak cairan atau kadar air dari dalam tubuh.

Begitu juga bila herbal yang diminum ternyata bersifat penurun nafsu makan, berat badan wajar turun karena yang mengonsumsi obat herbal itu jadi tak nafsu makan sama sekali.

“Setelah tidak lagi minum, nafsu makannya kembali naik,” kata Rizal.

Sementara yang punya efek psikologis, biasanya menyertakan sejumlah syarat tertentu seperti makanan apa saja yang harus disantap, dan kapan waktu terbaik untuk menyantapnya.

“Ini membuat seseorang jadi ‘patuh’, dan berpikir ‘oh, lagi on diet’, tetapi setelah tidak mengonsumsi lagi, jadi enggak patuh lagi. Mindset-nya jadi ‘off diet’,” jelas Rizal.

Banyak salah kaprah pada saat seseorang memutuskan untuk menurunkan berat badan. Menurut Rizal, yang sering terjadi, penurunan berat badan tidak diimbangi dengan perubahan kebiasaan (habit).

“Perubahan habit itu bahkan lebih penting dan harus ditekankan di awal daripada penurunan berat badan itu sendiri,” kata Rizal.

Rizal, mengatakan, banyak orang yang menganggap diet itu seperti tombol on-off. Mati-matian melakukannya karena tujuan tertentu, begitu tujuan sudah terpenuhi dan merasa puas, pola makannya balik ke semula.

Ini yang menyebabkan banyak orang yang tidak lagi mengonsumsi obat herbal menjadi gemuk kembali.

“Jangan terlalu bergantung pada obat-obatan, apalagi tanpa diiringi dengan perubahan habit,” tandasnya. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top