News

Pemilu 2019, Kapolda Sulsel: Begitu ada Hoax Langsung Kita Tindis

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggencarkan pemantauan di jejaring media sosial dalam mengantisipasi sebaran hoax yang dapat mengacaukan pemilihan umum 17 April 2019.

“Kita pokoknya dari seluruh Indonesia cyber tropic kita sudah jalan semua, begitu ada hoax di Sulawesi Selatan langsung kita tindis,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani di Markas Polisi Daerah Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.

Polda mengerahkan 290 anggota untuk patroli dunia maya. Para cyber bertugas melacak keberadaan penyebar hoax.

“Satu polres saja ada 10 orang, 24 polres 240 orang tambah polda ada kurang lebih 260, timsus ada 30 ada 290 oranglah. Mereka memang khusus untuk patroli di dunia cyber,” kata dia.

“Ada hoax yang akan mengacaukan Pemilu itu yang akan kita tindis. Kita cari siapa pelakunya ini,” Dicky Sondani menambahkan.

Dicky Sondani tak menampik sering terjadi penyebaran hoax pada masa kampanye lalu. Penyebaran hoax biasanya dilakukan pelaku melalui media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan WhatsApp.

“Sudah biasa kita liat itu, tegas kita katakan siapapun yang menyebarkan hoax pasti akan terdata, apa lagi dia buat sendiri dia yang nyebar sendiri pasti ketahuan,” kata dia.

Dicky Sondani mengatakan pada masa tenang pemilu di Sulawesi Selatan belum terdeteksi penyebaran hoax.

“Kalau sekarang ini Sulawesi Selatan aman-aman, hoax rata-rata dibuat di Jawa,” kata dia.

“Masyarakat Sulawesi Selatan sangat cerdas walaupun beda pendapat mereka tidak mau sebar hoax. Mereka mau secara sportif siapa yang menang siapa yang kalah,” dia menambahkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top