Sains

Peneliti Antariksa Temukan Air Beku di Permukaan Bulan

Foto: Istimewah

PIAH.COM – Para ilmuan antariksa di Amerika Serikat(AS) yang dilakukan Badan Antariksa Nasional(NASA) menemukan adanya endapan air beku di tanah sekitar Kutub Utara dan Selatan Bulan.

Dalam laporan Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, es beku di permukaan bulan terungkap melalui data dari Moon Mineraloby Maper (M3) milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang terpasang di pesawat ruang angkasa Chandrayaan-1 milik India yang diluncurkan 10 tahun lalu, Kamis(23/8).

Moon Mineralogy Mapper (M3) merupakan perangkat untuk mengidentifikasi adanya tiga tanda khusus es air di permukaan bulan. M3 tidak hanya mengambil sifat reflektif yang khas dari es, selain itu alat itu mampu mengukur secara langsung cara molekulnya yang khas dalam menyerap cahaya inframerah untuk dianalisa.

Rupanya, es di satelit Bulan tidak merata. Di Kutub Selatan bulan, sebagian besar es terkonsentrasi di kawah-kawahnya. Sedangkan di Kutub Utara, es air lebih longgar dan lebih tersebar luas di permukaannya.

Shuai Li dari Universitas Hawai selaku ketua peneliti mengungkapkan ia memperkirakan bahwa suhu di kawah yang secara permanen berada dalam bayangan di kutub Bulan tidak pernah melewati -157 C. Hal itulah yang menciptakan lingkungan yang membuat endapan es-air bisa tetap stabil untuk waktu yang lama disana.

Selain itu, jika terdapat es yang cukup di permukaan, air itu mungkin dapat diakses sebagai sumber daya untuk misi manusia ke Bulan selanjutnya dan berpotensi diubah menjadi air minum bagi para astronot penghuni pangkalan bulan selanjutnya atau “diurai” menjadi hidrogen dan oksigen untuk bahan bakar roket dan untuk bernapas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top