News

Penyelenggara Quick Count Tak Pernah Meleset Sejak 2014

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Ketua DPP Gerindra Pius Lustrilanang mengatakan sejak diperkenalkan pada Pilpres 2014, sejumlah penyelenggara Quick Count atau perhitungan cepat, tidak pernah ada dispute atau meleset.

“Berbeda dengan Pilpres 2014, Pilpres kali ini, tidak ada dispute di antara para penyelenggara QC. Semua berkesimpulan sama: Jokowi-Amin menang di kisaran 8-10 persen. Sejak diperkenalkan di Pilpres 2004, QC belum pernah meleset memprediksikan secara ilmiah pemenang suatu kontestasi,” tulis Pius dalam cuitan di akun twitter-nya, Jumat (19/4/2019).

Ia pun ikut menanggapi polemik yang belakangan terjadi terkait beredarnya hasil quick count oleh sejumlah lembaga survei. Menurutnya, apapun hasil perhitungan cepat, itu bukanlah pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Yang resmi adalah real count bertahap dan berjenjang oleh KPU mulai dari TPS, Kecamatan, kabupaten, Provinsi, dan terakhir di Pusat,” ujarnya.

Sementara, pengamat politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menyarankan terkait kredibilitas lembaga survei harus menunjukkan adanya transparansi metode dalam melakukan hitung cepat.

“Metode yang salah akan membuahkan hasil yang salah. Oleh karena itu transparansi menjadi penting kepada publik. Sehingga apa? Ada pertanggungjawaban publik,” ujar Ujang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top