News

Polisi Berhasil Ciduk Pelaku Pembuat dan Penyebaran Video Viral Pria Ancam Penggal Kepala Jokowi

Foto: Istimewa

PIAH.COM -Setelah sebelumnya menangkap Hermawan Susanto (27), pria yang mengancam Presiden Jokowi, polisi kembali menangkap satu pelaku. Polisi menangkap wanita berinisial IY yang disebut menjadi perekam video pengancaman tersebut.

Prihal penangkapan terhadap IY juga dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. Menurutnya, saat ini IY masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.

“Iya betul, yang bersangkutan sudah diamankan,” kata Kombes Argo, Rabu (15/5/2019).

Dari penangkapan ini, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti, salah satunya adalah kaca mata hitam yang digunakan pelaku saat kejadian terjadi.

“Iya ada beberapa barang bukti yang diamankan, salah satunya kacamata hitam,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (15/5/2019).

Argo mengatakan, selain kacamata pihaknya juga mengamankan 1 unit iPhone 5s, cincin, kerudung berwarna biru, selembar baju berwana putih, dan tas berwarna kuning. Adapun barang bukti itu merupakan barang-barang yang dikenakan Ina saat merekam video tersebut.

Penangkapan terhadap Ina dilakukan polisi di kediamannya di Grand Residence City, Bekasi. Sejauh ini, Ina masih diperiksa di Polda Metro Jaya.

“Yang bersangkutan mengakui bahwa dia adalah yang ada di video tersebut,” kata Argo.

Sementara Ina, dalam video itu tampak memegang ponsel dan mengarahkan videonnya kepada Hermawan. Saat kejadian terjadi, Ina mengenakan kerudung berwarna biru dan kacamata hitam.

Sebagaimana diketahui, video pengancaman terhadap Jokowi itu beredar viral di media sosial. Dalam video yang direkam oleh IY, Hermawan melontarkan ancaman terhadap Jokowi.

Hermawan melontarkan ancaman itu saat dirinya tengah mengikuti demo didepan kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakpus, Jumat (10/5). Hermawan sendiri mengaku mengucapkan ancaman itu karena emosi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top