News

PPK Ditetapkan Tersangka Pidana Pemilu! Ini Penjelasan Kasus Hilang Perolehan Suara

PIAH.COM – 10 petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) wilayah Cilincing dan Koja Jakarta Utara ditetapkan tersangka pidana pemilu oleh penyidik sentra Gakkumdu Polres Metro Jakarta Utara.

Hal itu dibenarkan Ketua Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakarta Utara, Benny Sabdo kepada wartawan, Kamis (20/6/2019).

Diinformasikan, perihal tersebut bermula dari laporan dari Caleg DPRD DKI No Urut 1 Partai Demokrat H. Sulkarnain dan Caleg DPRD DKI No Urut 5 Partai Gerindra M. Iqbal Maulana.

“Penyidik Sentra Gakkumdu Polres Metro Jakarta Utara menetapkan seluruh PPK Cilincing dan Koja sebagai tersangka tindak pidana pemilu. Hasil penyidikan menyimpulkan bahwa benar adanya dugaan penghilangan perolehan suara di TPS yang tersebar di Kecamatan Cilincing dan Koja,” ujar Benny.

Menurutnya, tersangka terancam pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Sementara hal tersebut diperkuat Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto.

Dijelaskannya, Ketua PPK Cilincing Idi Amin dan Ketua PPK Koja Alim Sori termasuk yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kembali ke Benny. Menurutnya, penyidik hingga kini terus mengembangkan perkara dan masih dalam pemeriksaan saksi-saksi. (evo/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top