News

Saksi yang Hadir di Gugatan Pilpres 2019 Diberikan Perlindungan? Ini Penjelasannya

PIAH.COM – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), soal permintaan perlindungan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga Uno agar saksi yang akan dihadirkan dalam gugatan Pilpres 2019 diberikan perlindungan.

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu, mengatakan LPSK dapat memberikan perlindungan terhadap saksi dalam sidang sengketa Pilpres dengan dua mekanisme, pertama MK yang memutuskan memberikan perlindungan kepada saksi dan pelaksanaan perlindungan tersebut bersama LPSK.

Kedua, MK sebagai lembaga peradilan memerintahkan LPSK untuk memberikan perlindungan kepada saksi yang ditetapkan MK. Hal itu akan diputuskan oleh hakim dalam persidangan.

“Iya betul (harus diputuskan hakim MK dalam sidang),” kata Edwin, Sabtu, (15/06/2019).

Dia meminta agar pemohon menyampaikan alasan kepada MK terkait alasan permintaan perlindungan.

“Kami menunggu keputusan MK terkait permohonan itu. Karena UU perlindungan saksi dan korban hanya mengatur soal perlindungan ke saksi/korban tindak pidana,” kata Edwin.

Terkait dengan perlindungan saksi dan korban, LPSK dan MK telah memiliki Nota Kesepahaman sejak 2018 . Pada pasal 3 huruf a dari Nota Kesepahaman tersebut, LPSK dapat memberikan perlindungan kepada saksi/korban yang menjadi wewenangnya.

LPSK dapat memberikan perlindungan berdasarkan UU, yaitu perlindungan fisik berupa penempatan di rumah aman, pengawalan dan pengamanan, pemenuhan hak saksi bersaksi tanpa harus hadir di persidangan, pergantian identitas dan perlindungan hukum. Perlindungan saksi tersebut dapat diberikan pada tiap saksi dari para pihak dalam sengketa Pilpres.

Sebelumnya, Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan sudah menyiapkan saksi ahli dalam gugatan pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Jika diizinkan, mereka akan menghadirkan banyak saksi.

“Insyaallah ada banyak (saksi ahli). Kalau memang diperkenankan,” kata Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), di gedung MK, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (14/06/2019). (evo/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top