News

Sebarkan Berita Hoax Gempa, Pemuda Asal Tegal Ditangkap Polisi

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Dian Purwanto, 25 tahun, warga asal Desa Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal dibekuk Polres Tegal Kota. Dian ditangkap karena membuat resah dengan memposting berita Hoax tentang potensi gempa.

Saat rilis kasus, Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly mengatakan, kronologi penangkapan berawal saat Tim Humas Polres Tegal Kota melakukan patroli siber pada Rabu, 3 Oktober 2018 yang lalu. “Saat itu Tim Humas melakukan patroli siber dengan mem-browsing media sosial,” katanya, Jumat 16 November 2018.

Dalam patroli siber tersebut, didapat sebuah akun yang berisi postingan kabar potensi gempa.

Isi postingan tersebut bertuliskan, “Nestapa Lombok belum Berakhir laut mulai Retak2 Sudah.. Buat yg lg du pulau Jawa atau ada keluarga d pulau Jawa..PERBANYAK DO’A TETAP WASPADA…Lempengan Jawa Terus Bergerak, LIPI Ingatkan Potensi Gempa Sahabat LIPI.”

Berdasarkan isi postingan tersebut, Dian menyebut ada retakan di laut pasca bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seolah ingin meyakinkan warganet, dalam postingan juga mengabarkan ada potensi gempa dengan mencatut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Bahkan Dian juga mengkaitkan berita gempa mengatasnamakan sebuah media televisi nasional. “Berdasarkan postingan tersebut, Tim Siber melakukan pengecekan di situs resmi milik LIPI. Hasilnya tidak akurat,” kata Kapolres.

Berdasarkan laman resminya, LIPI menegaskan bahwa informasi gempa tersebut masih butuh diskusi ilmiah lebih lanjut.

Adapun Polisi menangkap tersangka ditangkap di rumahnya pada Kamis, 15 November 2018.

Jon menerangkan tersangka terbukti melanggar perbuatan yang dilarang dan dijerat Pasal 15 UU 1946 tentang hukum pidana.

“Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti kabar tersebut akan menimbulkan keonaran di masyarakat diancam dengan hukuman penjara maksimal 2 tahun,” terangnya.

Saat ditanya awak media, tersangka Dian mengatakan memperoleh informasi itu dari akun Facebook lain. “Dapat copy paste dari akun lain. Lalu meng-share di halaman pribadi Facebook Saya,” katanya.

Ia mengaku tidak tahu bahwa tindakannya itu melawan hukum. “Baru sekali ini saya melakukannya,” imbuhnya.

Sebarkan Berita Hoax Gempa, Pemuda Asal Tegal Ditangkap Polisi
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top