Tekno

Selama 1 Tahun Meningkat 200 Persen, Instagram Platfrom Media Sosial Paling Sering Disalahgunakan

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Laporan terbaru menyebut bahwa Instagram merupakan platform media sosial yang paling sering disalahgunakan. Penyalahgunaan cenderung dilakukan oleh kaum muda, baik dari sisi pelaku maupun korbannya.

Dilansir dari Times Now, Minggu (3/3) menurut laporan National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC), lebih dari lima ribu penyalahgunaan terjadi dalam 18 bulan terakhir.

Bahkan meningkat 200 persen terutama dalam kasus penyalahgunaan Instagram yang korbannya adalah anak-anak dalam periode 18 bulan antara 2017 hingga 2018.

Laporan yang sama juga secara umum menyoroti platform-platform media sosial lain juga yang kerap disalahgunakan.

Dalam 70 persen kasus yang terjadi, ditemukan bahwa Instagram dengan 32 persen, Facebook 23 persen, dan Snapchat 15 persen.

Miris memang, seharusnya media sosial digunakan untuk tujuan-tujuan positif yang membangun bukan sebaliknya. Penyalahgunaan media sosial yang kian marak ini sendiri beragam bentuknya.

Berikut ini beberapa penyalahgunaan media sosial yang paling sering ditemui.

1. Pencemaran nama baik.

Kritik terhadap pemerintah atau pihak tertentu tentu boleh karena Indonesia adalah negara demokrasi, tapi tidak dengan cara menyebarkan berita palsu atau hoaks.

2. Bully di media sosial.

Praktik bully di dunia maya seakan menjadi sebuah hal lumrah, padahal dampaknya akan sangat mengganggu kejiwaan korbannya.

3. Unggah foto tidak senonoh.

Penyalahgunaan jenis ini sudah masuk ke kategori pornografi, mengunggah dan menyebarkan konten semacam ini sering ditemui di berbagai platform.

4. Berbagi dan menyebarkan foto korban kecelakaan atau meninggal.

Mungkin maksudnya memberi informasi atau sekadar menunjukkan rasa simpati, tetapi justru hal itu malah menyakiti pihak keluarganya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top