News

Serukan Persatuan, KAMPUD Minta Elit Politik Tak Tebar Provokasi dan Fitnah Pemilu Curang

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Ratusan pemuda dan mahasiswa mendatangi gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan dukungan terhadap mekanisme penyelenggaraan Pemilu 2019. Mereka tak sepakat dengan tudingan dan provokasi KPU curang.

Massa yang mengatasnamakan diri Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) itu menyerukan perdamaian dan persatuan pasca Pemilu 2018. Mereka berharap elit politik bisa memberikan contoh baik tak menebar fitnah pemilu curang.

“Para elit politik harus bisa mengedukasi warga dalam berdemokrasi, bukan memprovokasi dan menuding pemilu curang melalui media massa,” sebut Korordinator KAMPUD Rifki Basit di depan gedung KPU, Jakpus, Rabu (15/5/2019).

Menurut Rifki, kalah menang merupakan konsekuensi logis dalam berdemokrasi. Hadapi dan terima itu dengan sikap dewasa dan legowo bukan tebar fitnah agar rakyat tidak percaya ke KPU.

“Ironi jika menuding KPU atau pemilu curang karena tidak bisa menerima kekalahannya dalam pesta demokrasi 2019,” ujar Rifki.

“Jika yang kalah menuding pemilu curang harus disertai dengan bukti bukan memprovokasi dan menuding pemilu curang melalui media massa. Mereka harus bisa membuktikan dan mengadukannya melalui mekanisme atau saluran yang sudah diatur sesuai undang-undang yang berlaku,” pungkas Rifki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top