Berita Viral Medsos

Soal Video Mobil Pemadam Kebakaran Diserang Warga yang Viral di Medsos, Ternyata ini Faktanya

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Beredar sebuah video yang memperlihatkan mobil pemadam kebakaran diserang warga. Video yang diposting oleh akun facebook Putra Bento, Senin (24/6/2019) jadi viral di media sosial.

Video tersebut berdurasi 42 detik, menggambarkan sebuah mobil damkar melaju mundur dilempari batu secara anarkis oleh warga.

Ada yang melemparkan bambu sehingga masuk ke kabin melalui kaca depan mobil yang pecah. Bahkan terlihat seorang warga meloncat naik, kemudian menendang-nendang pintu sopir.

Beberapa orang berusaha menenangkan massa tapi tidak diindahkan. Suasana sekitar pun menjadi riuh.

Beberapa motor yang terparkir di tepi jalan pun tak luput terkena imbas oleh kerusuhan tersebut. Ada yang roboh, ada pula yang terkena lemparan batu.

Menurut informasi, lokasi rekaman amatir itu terletak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Komandan Regu (Danru) Slamet Supriyanto dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Batang membenarkan bahwa insiden itu memang berlokasi di wilayahnya.

Tepatnya di jalur pantura, Jalan Jenderal Sudirman, Batang Kota. Namun, dia menegaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2015.

“Memang kejadiannya di Batang, tapi kejadian itu sudah cukup lama, pada tahun 2015 lalu,” terangnya.

Dia mengatakan insiden ini terjadi saat aksi demo para nelayan di jalur pantura Batang menolak pelarangan trawl.

“Saat itu kami mendapat laporan kebakaran di perempatan Mustika. Nah ternyata saat sampai lokasi bukan kebakaran melainkan demo nelayan. Karena massa saat itu masih emosi, akibatnya mobil pemadam ikut kena imbasnya,” jelas Supriyanto.

Ia menandaskan bahwa yang terekam dalam video itu bukan amukan warga akibat mobil damkar datang terlambat.

Pertama, tidak ada kebakaran saat itu meski ada laporan masuk.

Kedua, massa pengunjuk rasa melampiaskan kemarahan kepada mobil damkar yang datang saat mereka tengah menyampaikan aspirasi di jalur pantura.

Menanggapi beredarnya kembali video tersebut, Supriyanto meminta agar netizen tidak menyebarluaskannya lagi.

#Di jalan selalu di persulit.#Terlambat di caci maki dan di hakimi.Semoga saudara" paham dan mengerti dengan keadaan.Cuma AVATAR yang bisa dtg tepat waktu dan memadam kan api dgn element air secepat mungkin.Saat demonstran,kami hadir,namun kami jadi pelampiasan kalian.apa salah kami.kami hanya menjalan kan perintah.

Posted by Putra Bento on Sunday, 23 June 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top