News

Terkait Sidang Perdana MK, Kapolres Temanggung Minta Warga Tidak Terpengaruh Berita HOAX PHPU

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Menjelang sidang perdana perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang akan digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (14/6), Kapolres Temanggung mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi berita hoax di media sosial terkait sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

Masyarakat pun diminta agar lebih baik menyibukan diri dengan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari dibandingkan harus berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi apapun.

“Kami harapkan masyarakat tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax, tidak terpancing dengan berbagai macam isu, serahkan semuanya pada mekanisme hukum yang berlaku,” Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo usai apel berakhirnya operasi Ketupat Candi 2019 dan persiapan pengamanan sidang perselisiahan hasil pemilihan umum serta halal bi halal di alun-alun Timur Temanggung, Kamis (13/6).

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Temanggung untuk tidak ikut-ikutan ke Jakarta lantaran semua mekanisme sengketa pemilu sudah diproses secara hukum dan tinggal menunggu hasilnya.

“Lebih baik masyarakat fokus dengan kegiatan sehari-hari, kalau di Temanggung saat ini sedang tanam tembakau lebih baik sibukan diri dengan tanaman tembakaunya, dan lain-lain,” ujarnya.

Menurutnya potensi kerawanan perselisihan pemilu memang masih ada apabila di Jakarta situasi tidak kondusif terutama penyebaran hoax di media sosial yang dapat berpengaruh kepada pemahaman masyarakat Temanggung.

Meski demikian dirinya juga berharap agar masyarakat tetap membantu pihak kepolisian untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Bisa saja masyarakat atau kelompok-kelompok tertentu berangkat ke Jakarta untuk datang di sidang PHPU. Selama ini belum ada dari masyarakat Temanggung melakukan gerakan ke Jakarta. Terima kasih, karena dari pemberitaan akhir-akhir ini elite-elite di Jakarta mengimbau supaya massa tidak ada yang berangkat ke Mahkamah Konstitusi,” bebernya.

Wiyonopun berharap masyarakat tetap percaya apa pun hasil dari sidang PHPU nanti, meski demikian pihakyapun tetap akan siaga untuk melakukan pengamanan sidang PHPU.

“Kita baru saja selesai melakukan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Candi, alhamdulillah situasinya kondusif, semoga hal ini berpengaruh juga pada pengamanan sidang PHPU bisa kondusif,” harapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top