News

Timses Jokowi Minta Bawaslu Periksa Menkominfo Terkait Ucapan ‘Yang Gaji Kamu Siapa?’

Foto : Istimewa

PIAH.COM – Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Aria Bima, menilai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) perlu mengusut ucapan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara soal ‘Yang Gaji Kamu Siapa’.

Tujuannya agar tidak ada anggapan Rudiantara menggiring PNS untuk mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01.

Menurutnya, Rudiantara hanya memberikan reaksi terhadap seorang PNS yang berekspresi memberikan dukungan kepada paslon nomor urut 02 di acara resmi kementerian.

“Perlu (diusut), supaya transparan. Karena saat ini kan seolah-olah diinterpretasikan seolah-olah Pak menteri menggiring pada hal yang dimaksud untuk mendukung ke 01. Padahal Pak Menteri hanya memberikan reaksi,” ujar Aria, Sabtu (2/2).

Ucapan Menkominfo tersebut, lanjut Aria, bukan berarti mengajak untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf. Namun, menurutnya, Rudiantra meminta PNS tersebut agar lebih tahu diri dan tetap menjaga netralitas.

“Jadi Pak Menteri hanya bereaksi atas perilaku tindakan ASN yang mengekspresikan dukungan pada paslon 02. Kemudian merespons untuk lebih tahu diri lah, siapa yang nggaji. Ngono yo ngono, ning ojo ngono,” katanya.

Aria meyakini netralitas yang dimiliki oleh Rudiantara. Selain berasal dari kalangan profesional, lanjutnya, Rudiantara juga tidak pernah menunjukkan keikutsertaannya dalam kegiatan politik praktis.

Apalagi memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon, termasuk Jokowi- Ma’ruf Amin.

“Saya tahu persis, pak Menteri (Rudiantara) itu bukan seorang partisan dari parpol. Dia lahir dari kalangan profesional, cara menempatkan diri sebagai ASN juga pada posisi yang netral. Netralitas pak menteri ini beda. Dia tidak pernah ikut saya kampanye, tidak ikut acara yang menghadirkan pak Jokowi sebagai capres, baik itu saat pendaftaran, pengambilan nomor,” tegas Aria.

“Walaupun sebenarnya itu tidak dilarang, tapi dia tidak pernah melakukan itu. Jadi saya percaya, Pak Rudiantara tidak bermaksud sama sekali untuk menggiring ASN untuk masuk ke 01 yang secara formal dilakukan dalam kegiatan Kemenkominfo,” sambungnya. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top