News

Tips Dekorasi Imlek yang Penuh Cinta di Bulan Kasih Sayang

PIAH.COM – Bulan Februari identik dengan cinta dan romantisme. Sebab di pertengahan bulan ini, terdapat sebuah perayaan populer yang disebut dengan hari kasih sayang atau valentine’s day.

Uniknya, bulan Februari 2018 ini tak hanya memiliki satu, namun dua perayaan sekaligus. Perayaan yang satu lagi adalah Tahun Baru Imlek yang merupakan hari raya orang Tionghoa.

Nah, jika kebetulan Anda merayakan keduanya, mengapa tidak menggabungkannya saja.

Terlebih, kedua perayaan tersebut memiliki waktu yang saling berdekatan (valentine’s day-14 Februari, Imlek 2569 – 16 Februari), dan bisa dipadukan dengan berbagai cara. Seperti lewat dekorasi interior yang meriah dan penuh cinta, misalnya.

Dekorasi yang meriah mewakili Tahun Baru Imlek, sementara yang penuh cinta mewakili valentine’s day.   

Dengan begitu, simbol double happiness yang merupakan representasi sebuah doa dan harapan juga bisa terwujud dengan cara ini.

Untuk mewujudkan dekorasi tersebut pun terbilang mudah. Anda  cukup memanfaatkan berbagai elemen dan ornamen yang mewakili masing-masing perayaan.

Seperti penggunaan warna merah untuk menciptakan sebuah euforia kebahagiaan yang mewakili Imlek, serta penggunaan lampion dan lilin untuk pencahayaan yang romantis mewakili valentine’s day.

Di sisi lain, warna merah memang identik dengan valentine, dan lampion serta lilin juga jadi elemen khas pada sebuah perayaan Imlek.

Payung bisa jadi elemen dekoratif tambahan, dan ini juga bisa mewakili kedua perayaan tersebut.

Saat imlek tiba, biasanya bertepatan dengan musim hujan. Dan saat hujan turun, masyarakat Tionghoa percaya hal tersebut membawa berkah, kemakmuran, kesuburan, dan keberuntungan.

Di sisi lain, payung juga bisa jadi elemen dekoratif yang mewakili nuansa romantis karena sifatnya yang melindungi, meneduhkan, serta berada dalam satu naungan. (evp/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Right Menu Icon