Tekno

Twitter, Facebook dan Google Belum Maksimal Tangkal Disinformasi

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Jelang pemilihan parlemen, Pejabat Uni Eropa menilai Facebook, Twitter dan Google belum maksimal dalam memerangi diisformasi di layanannya.

Melansir The Verge, Sabtu (2/2), Komisi Eropa telah mempublikasikan laporan bulanan terkait penanganan masalah yang dilakukan oleh ketiga perusahaan jejaring sosial tersebut.

Pejabat Uni Eropa mengungkapkan platform belum memberikan detail yang menunjukan bahwa kebijakannya dan tools yang dikerahkan, digunakan secara tepat.

“Kita perlu melihat lebih banyak kemajuan,” kata Uni Eropa.

Sebagai bagian dari rencana memerangi disinformasi di media sosial, perusahaan Facebook, Twitter dan Google menandatangani proposal sukarela, yang termasuk membuat rencana peningkatan transparansi dan melawan akun palsu.

Ketiga jejaring sosial tersebut dipilih karena tidak memberikan informasi yang cukup dalam laporannya kepada para pejabat.

Komisi Eropa menyatakan bahwa pihaknya prihatin dengan kondisi saat ini, dan mendesak platform untuk bergerak lebih cepat jelang pemilihan Parlemen Eropa.

“Jika tidak melihat kemajuan jangka panjang yang memadai, kami berhak untuk mempertimbangkan kembali opsi kebijakan kami, termasuk kemungkinan regulasi,” tegas Komisi Uni Eropa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top