Informasi Publik

Viral Foto Tebing Pura Uluwatu Bali Retak, Berikut Penjelasannya

Foto : Istimewa

PIAH.COM – Baru-baru ini telah beredar sebuah foto dibeberapa jejaring sosial media yang menampilkan bahwa tebing di Pura Luhur Uluwatu tengah retak. Sontak foto tersebut viral, dan mengundang banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai kebenarannya, Jumat (11/1/2019).

Foto yang beredar melalui media sosial itu terlihat diambil dari ketinggian yang menunjukkan Pura Uluwatu sehingga memperlihatkan sisi atas.

Terkait foto retaknya tebing di Pura Luhur Uluwatu, Manajer Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu, I Wayan Wijana menyatakan retakan memang benar-benar ada. Namun, sangat berbeda dengan kondisi yang nampak di foto.

“Kami lihat sendiri di lapangan. Kondisi sebenarnya tidak sesuai dengan apa yang terlihat di foto yang viral itu,” ujar I Wayan Wijana di Badung, Bali, Rabu (9/1/2019).

Di foto tersebut, menurut dia, tumbuhan di tebing tampak kering. Sedangkan kondisi saat ini, tebing ditumbuhi pepohonan yang subur secara alami.

Sebagai langkah antisipasi, pengelola objek wisata kawasan luar Pura Uluwatu mengatur pola persembahyangan saat pelaksaan ritual Piodalan di Pura tersebut

“Pura Uluwatu memang merupakan ikon wisatanya. Namun kami melarang wisatawan masuk ke pura dan yang kami tawarkan untuk pariwisata adalah kawasan luar Pura Uluwatu. Jadi keretakan ini juga tidak akan banyak berpengaruh pada sektor pariwisata,” ujarnya.

Terkait keretakan tebing tersebut, menurut Wayan Wijana, setiap tahun ada evaluasi yang dilakukan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Badung. Ada pula masterplan penataan kawasan Uluwatu yang telah dirancang.

Sementara Plt Sekretaris BPBD Provinsi Bali, Made Rentin menyebut bahwa retakan tersebut sudah lama ada dan belum diketahui penyebabnya. Made menambahkan, berdasarkan keterangan dari pemangku Pura Uluwatu, tidak terdapat penambahan peregangan pada retakan.

Made juga menambahkan, bahwa sudah pernah dilakukan penindakan dari pemerintah daerah dengan melakukan penambalan pada celah tebing. Namun masih terdapat sejumlah titik yang kurang ditambah sehingga retakan tersebut masih terlihat dengan jelas dari luar.

Diketahui, Bendesa Adat Pecatu, Jro Sumerta bahwa Pemerintah Kabupaten Badung berencana akan menganggarkan dana sebesar Rp 29 Miliar untuk Pura Uluwatu. Dana puluhan miliar tersebut rencananya akan disiapkan untuk penataan ulang keseluruhan area Pura Uluwatu.

“Semua sudah pernah kami bahas. Termasuk perbaikan retakan tebung Pura Uluwatu. Mudah-mudahan penataan tahun ini berjalan,” pungkas Sumerta. (faj/piah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top