Tekno

Waduh! NASA dan NOAA Peringatkan Bahaya Sinyal 5G

Foto: Istimewa

PIAH.COM – Dalam laporan menarik dari Ars Technica menjelaskan implikasi dari kurangnya penelitian yang dilakukan terhadap frekuensi 5G. Hal ini mengarah pada pelelangan spektrum nirkabel terbaru kepada para operator yang ingin membangun jaringan internet supercepat itu.

Ada potensi keadaan kontroversial. Mengapa kontroversial? Banyak ahli ilmuan memperingatkan transmisi seluler pada pita 24GHz dapat secara signifikan mengurangi keakuratan prakiraan cuaca.

Hal ini bisa dilihat dengan mengukur jumlah radiasi yang dipancarkan dari uap air. Radiasi ini terlihat pada spektrum sekitar 23,8Ghz dan kekhawatirannya adalah bahwa transmisi berat pada pita yang berdekatan -misalnya pita 24GHz dilelang ke beberapa operator- mengganggu kemampuan untuk melihat uap air.

Perlu diketahui NOAA (Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional) dan NASA berpendapat, batas emisi out-of-band FCC yang diizinkan dari -20dB terlalu tinggi. “Oleh karena itu bisa menyebabkan sekitar 77% kehilangan data dari sampel microwave pasif kami,” ungkap Asisten Sekretaris NOAA, Neil Jacobs pada sidang Kongres seperti dilansir dari GSM Arena.

Para ilmuan NASA dan NOAA berpendapat apabila FCC akan mengurangi batas out-of-band menjadi -50dB, itu tidak akan mengganggu hilangnya data. Data ini sangat penting saat melacak badai, terutama ketika badai diperkirakan akan mendarat. “Ini bisa mengurangi perkiraan waktu tunggu hingga tiga hari,” sebut Jacobs.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top