Tekno

Waduh! Ternyata 10 Mitos Handphone Ini Ternyata Hoaks Semua

Ilustrasi. Foto: Istimewa

PIAH.COM – Perkembangan handphone memiliki sejarah yang cukup panjang, akan tetapi perangkat ini mulai populer pada tahun 90-an.

Seiring dengan kepopuleran yang didapatkan, tentu muncul mitos-mitos seputar handphone yang entah berasal dari mana.

Dari mitos-mitos yang sudah lama beredar, ternyata ada 10 mitos handphone yang ternyata terbukti hanya hoaks semata!

Langsung aja disimak fakta sebenarnya dari mitos handphone yang ternyata hoaks dibawah ini:

Handphone Menyebabkan Kanker
Mitos: Radiasi handphone bisa memicu penyakit kanker.

Fakta: Penelitian membuktikan bahwa tidak ada korealsi antara penggunakan handphone dan kanker. Pancaran radiasi yang ada tidak memiliki energi yang cukup untuk merusak DNA secara langsung.

Handphone Android Mudah Terkena Virus
Mitos: Sistem operasi Android sangat mudah terkena virus karena bersifat open source.

Fakta: Jika dibandingkan dengan iOS yang memiliki keamanan ketat, Android memang lebih rentan terkena serangan virus.

Meskipun open source, pada kenyataannya sistem operasi Android sangat aman. Yang tidak aman adalah aplikasinya.

Apalagi jika kamu mengunduh aplikasi di luar Play Store yang belum terjamin keamanannya, alamat smartphone-mu akan terkena malware yang berbahaya.

Tidak Boleh Menggunakan Handphone di Rumah Sakit, Pom Bensin, dan Pesawat
Mitos: Menggunakan handphone di rumah sakit, pom bensin, dan pesawat terbang sangat berbahaya.

Fakta: Sebenarnya, radiasi yang dihasilkan oleh handphone terlalu lemah untuk merusak sistem navigasi pesawat, meledakkan pom bensin, dan menyebabkan orang sakit bertambah sakit.

Akan tetapi, jika kamu ingin main aman, kamu bisa menghentikan pemakaianmu handphone-mu untuk sementara ketika sedang berada di lokasi-lokasi tersebut.

Screen Protector Akan Mencegah Goresan
Mitos: Handphone harus menggunakan screen protector agar terhindar dari goresan.

Fakta: Ketika smartphone dengan layar touch screen pertama kali keluar, layar tersebut terbuat dari kaca tipis yang rentan terhadap goresan dan retakan.

Untuk melindungi layar dari risiko-risiko tersebut, dibuatlah screen protector yang mampu meminimalisir goresan dan retakan tersebut.

Akan tetapi, para produsen smartphone sekarang sudah melengkapi perangkat mereka dengan layar yang tangguh dan anti gores.

Jadi, jika kamu membeli smartphone, kamu tidak perlu membeli screen protector, kecuali kamu ingin memberikan perlindungan ekstra.

Mengeluarkan Kartu SIM Membuat Kamu Tidak Terlacak
Mitos: Agar tidak bisa dilacak, kamu harus mengeluarkan kartu SIM dari handphone-mu.

Fakta: Mitos yang lebih besar adalah tentang pelacakan. Kecuali kita masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO), kita tidak akan dilacak oleh siapapun baik pemerintah maupun kepolisian.

Lantas apakah dengan mengeluarkan SIM membuat kita tidak bisa dilacak? Jawabannya, tidak. Selama smartphone kita menyala, kita masih bisa dilacak oleh pihak yang berwenang.

Beras Bisa Digunakan untuk Mengeringkan Handphone
Mitos: Kalau handphone tidak sengaja terendam air, masukkan ke dalam beras agar airnya terserap.

Fakta: Meskipun beras mampu menyerap lembab, nyatanya beras baru bisa melakukannya apabila bersentuhan langsung dengan air.

Ketika handphone-mu misalnya tercebur ke kolam renang, mungkin beras bisa menyerap air yang berada di permukaan HP, tapi tidak dengan air yang sudah masuk ke dalam mesin.

Apalagi, terdapat sejenis tepung pada beras yang dapat mengakibatkan korosi. Untungnya, smartphone yang ada sekarang rata-rata sudah dilengkapi dengan fitur tahan air.

Handphone Bisa Digunakan untuk Memasak Telur
Mitos: Radiasi yang dipancarkan oleh handphone dapat membuat matang sebutir telepon.

Fakta: Pernah beredar sebuah video di Youtube tentang adanya telur yang matang ketika diletakkan di antara dua handphone.

Video tersebut ingin menunjukkan bahaya radiasi kepada otak kita ketika melakukan panggilan. Masalahnya, video tersebut hanya tipuan semata!

Handphone memang memancarkan radiasi mikroskopis, tapi kamu membutuhkan setidaknya 7.000 handphone untuk bisa membuat telur matang.

Semakin Besar Megapixel Semakin Bagus Kamera
Mitos: Semakin besar MP dari sebuah kamera handphone, semakin bagus pula gambar yang dihasilkan.

Fakta: Faktanya, ukuran megapixel dari suatu kamera hanya terkait seberapa besar foto yang bisa kamu ambil. Bagus tidaknya hasil foto ditentukan oleh banyak faktor, seperti kualitas sensor, lensa, hingga prosesor gambar.

Jadi, jika kamu menemukan smartphone dengan kamera 100MP sekalipun, jangan merasa yakin dulu bahwa kamera smartphone-mu adalah yang terbaik.

Telepon dengan Kondisi Dicas akan Membuat Handphone Meledak
Mitos: Jangan menelepon ketika smartphone-mu dicas karena itu akan memicu ledakan.

Fakta: Selama charger yang kamu gunakan bukan merek abal-abal, handphone kamu tidak akan meledak dan membuatmu terluka.

Jika kamu menggunakan charger murahan yang tidak terjamin kualitasnya, maka kamu harus berhati-hati dalam menggunakannya.

Menutup Aplikasi Background Akan Mempercepat Handphone
Mitos: Jika handphone-mu terasa lambat, tutup semua aplikasi yang sedang berjalan.

Fakta: Secara logika, kerja handphone akan menjadi berat dan menguras baterai apabila kita membuka begitu banyak aplikasi dalam satu waktu.

Mungkin ada benarnya, tapi pada kenyatannya sebagian besar smartphone modern telah dirancang untuk mengoptimalkan tugas yang sedang kamu buka.

Sedangkan aplikasi-aplikasi yang sudah kamu buka tapi tidak sedang digunakan (background apps), tidak akan menyita RAM-mu. Menutup aplikasi yang tidak digunakan tidak ada salahnya, tapi jangan berharap handphone-mu akan menjadi lebih cepat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top