Berita Lainnya

Waspada 3 Penyakit Ini Jika Anda Suka Naik Gunung

Ilustrasi. Foto: Istimewa

PIAH.COM – Bagi para pendaki gunung, terdapat beberapa kekhawatiran yang mengintai perjalanan mereka mulai masalah dengan alam, rekan perjalanan, serta bahkan dengan diri sendiri. Salah satu masalah yang mengintai diri sendiri adalah munculnya sejumlah penyakit karena lingkungan yang tinggi.

Ketika berada di gunung atau tempat tinggi lain, terkadang muncul perasaan tidak enak dan tak nyaman pada dirimu. Dilansir dari One Medical, jika hal itu kerap terjadi pada dirimu maka mungkin terjadi salah satu dari penyakit ini.

High Altitude Pulmonary Edema (HAPE)

HAPE biasanya terjadi pada wilayah yang sangat tinggi dan menyebabkan munculnya cairan di paru-paru. Penyakit ini terjadi pada ketinggian 8.000 kaki atau 2.438 meter di atas permukaan laut. Bahkan seorang yang sehat dan berpengalaman dapat menderita penyakit ini.

Badan yang prima dan persiapan yang maksimal merupakan syarat utama agar terhindar dari penyakit ini. Gejala yang timbul dari penyakit ini adalah batuk kering dan napas yang memendek. Jika penyakit ini telah akut maka akan timbul perasaan kebingungan dan demam. Cara untuk mengobati penyakit ini adalah memberikan oksigen yang cukup bagi penderitanya.

High Altitude Cerebral Edema (HACE)

Penyakit ini merupakan perkembangan dari AMS. Dalam tahap ini, telah muncul cairan yang mempengaruhi otak. Gejala yang muncul adalah sakit kepala, pandangan yang kabur, dan disorientasi arah.

Strategi pencegahan dan penyembuhan terbaik untuk penyakit ini adalah minum banyak air. Akan tetapi banyak orang yang sudah menderita penyakit ini tidak dapat meminum air. HACE memang jarang terjadi tetapi akibat yang ditimbulkannya sangat fatal dan dapat membahayakan nyawa.

Acute Mountain Sickness (AMS)

Penyakit ini adalah penyakit yang paling sering diderita oleh seorang pendaki. Gejala yang muncul dari AMS adalah perasaan mabuk yang ditandai dengan sakit kepala, kelelahan, hilang selera makan, mual, dan terkadang hingga muntah.

Untuk mencegah munculnya AMS ini, bisa dilakukan dengan cara yang cukup mudah. Gejala ini dapat dihindari dengan aklimatisasi atau pembiasaan terhadap ketinggian selama 24 hingga 72 jam.

Tiga penyakit itu yang mungkin terjadi ketika kamu sedang berada di ketinggian. Hal ini tidak hanya ketika berada di gunung saja namun juga di tempat sangat tinggi lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top