Tekno

Waspada! Jangan Asal Instal Aplikasi Bisa Jadi Korban Mata-Mata

Ilustrasi. Foto: Istimewa

PIAH.COM – Ponsel pintar bisa menjadi peralatan terhebat untuk melakukan mata-mata saat ini. Di mana data pribadi penggunanya yang tersimpan dan lokasi dari perangkat dapat akses dengan mudah melalui aplikasi mobile.

Peneliti dari perusahaan keamanan siber Symantec mengungkapkan, sebanyak 45 persen aplikasi Android dan 25 persen aplikasi IOS populer melakukan pelacakan lokasi perangkat ketika dipasang.

Lebih lanjut sebagian besar aplikasi mobile tersebut juga meminta akses kamera ponsel dan membagikan alamat email yang tersinkron di perangkat.

Menurutnya, tool digital yang dimanfaatkan dalam pengumpulan data untuk melakukan pelacakan, seperti pencarian anak-anak ataupun ponsel yang hilang juga berpotensi meningkatkan penyalahgunaan seperti melacak orang lain tanpa persetujuan.

Director System Engineering ASEAN Symantec, Halim Santoso, menjelaskan bahwa perlu adanya kesadaran masyarakat untuk tidak sembarangan menginstal aplikasi di perangkatnya.

Salah satunya adalah dengan membaca syarat dan ketentuan sebelum mengunduh sebuah aplikasi.

“Yang paling penting perhatikan term and condition-nya saja, yang lainnya enggak usah. Kalau kira-kira ada yang aneh dalam permintaannya, mending cari aplikasi lain yang serupa saja,” ujar Halim dalam acara Internet Security Threat Report (ISTR) Symantec, Rabu (6/3) di Fairmont Hotel, Jakarta Pusat.

Halim menambahkan, ketika proses pemasangan aplikasi perlu juga diperhatikan akses apa yang diminta aplikasi tersebut.

“Misalnya kita mau instal aplikasi Flash LED, kalau cuma Flash LED aja kenapa harus pakai minta lokasi segala atau akses foto. Kita harus memikirkan ke sana,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top