Tekno

WhatsApp Bekerja Keras Blokir Akun yang Sebar Berita Hoax

Foto: Istimewa

PIAH.COM – WhatsApp sebagai salah satu platform perpesanan instan, sangat marak digunakan untuk menyebar informasi palsu melalui pesan berantai.

Menyikapi hal itu, WhatsApp tak tinggal diam. Kini, WhatsApp diinformasikan menghapus dua juta akun per bulan. Akun yang dihapus itu telah terindikasi melakukan penyalahgunaan pedoman komunitas.

Diketahui juga jika penyalahgunaan yang dilakukan oleh para pengguna adalah dengan membuat akun palsu dan bot untuk spam. Selain itu juga untuk mencuri informasi dan manipulasi politik.

Dari dua juta akun, sekitar 20 persen sejak pendaftaran berhasil dikenali WhatsApp sebagai akun palsu.

WhatsApp melakukannya dengan membandingkan lokasi nomor telepon serta alamat IP. Cara menimimalisir adanya akun palsu sudah dilakukan sejak awal pembuatan akun itu sendiri.

Selain itu, akun palsu juga bisa diidentifikasi langsung dengan melakukan aktivitas secara aktif misalnya mengirimkan pesan massal.

Pengiriman pesan secara massal sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu di beberapa negara. Cara ini efektif untuk melakukan penyebaran informasi palsu secara cepat.

WhatsApp sendiri sudah meluncurkan sejumlah cara untuk memperkecil dampak penyebaran informasi bohong. Salah satunya dengan menambahkan label pada pesan forward.

Adapula pembatasan jumlah akun yang bisa dikirimkan pesan terusan. Di India pembatasan lima akun untuk forward pesan dilakukan pada beberapa waktu lalu.

Sedangkan di dunia termasuk Indonesia sebelumnya bisa meneruskan pesan pada 20 akun. Tapi mulai Januari lalu, WhatsApp sudah memberlakukan limitasi pengiriman menjadi lima kontak saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Right Menu Icon